Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Berenang Bersama Ribuan Ikan dalam Kegiatan Sanfest XI

Metro Bali
single-image

Seorang pengunjung Berenang Bersama Ribuan Ikan dalam Kegiatan Sanfest XI

Seorang pengunjung Berenang Bersama Ribuan Ikan dalam Kegiatan Sanfest XI

Denpasar (Metrobali.com)-

Sanur memiliki potensi pariwisata laut yang menarik, dengan beragam permainan air yang tentunya menarik dan juga mampu memberi edukasi kepada wisatawan. Berbagai permainan air tersebut diantaranya seawalker, jetski, dan parasailing. Namun pada kesempatan kali ini, tepatnya di Sanur Village Festifal yang ke XI dimana pada Jumat (26/8) kemarin wisatawan berkesempatan menanam terumbu karang didalam lautan Sanur.

Bersama tim seawalker dari Puri Santrian, Sanur dan beberapa wisatawan dalam kegiatan coral plantation. Dalam kesempatan tersebut para wisatawan menanam terumbu karang di lautan sanur, sekaligus bonus bermain dengan ribuan ikan yang hidup didasar lautan Sanur.

Sebelum menikmati dunia bawah laut para peserta seawalker sebelumnya diberikan intruksi oleh Wayan selaku instruktur seawalker melaluin video, peserta diajarkan cara komunikasi dibawah laut. Mulai dari komunikasi naik dengan menaikan jempol keatas, turun dengan mengodekan jempol turun kebawal. Memberikan tanda stop dan OK dengan tangan, dan yang lebih penting adalah mengendalikan pendengaran dibawah air.

Tekanan air bawah air bisa membuat pendengaran menjadi sakit, sehingga instruktur memberikan tiga cara ampuh mengendalikan rasa sakit tersebut, pertama dengan menelan air ludah, kemudian bias dengan menggerakkan rahang mulut kekanan dan keriki, dan terakhir bisa melakukan pemulihan pendengaran dengan menutup hidung dan menekan udara agar keluar dari hidung yang tertutp. “Harus lebih santai kalau merasakan sakit pada pendengaran, dan segera melakukan penanganan dengan tiga cara tersebut,” terang Wayan.

Setelah mengganti busana dengan baju yang lebih santai dan ringan untuk dibawa menyelam juga memakai sepatu selam, peserta seawalker akan dijemput oleh sebuah perahu menuju lokasi seawalker. Setibanya dilokasi, peserta akan dikenakan sebuah helm dengan berat 50 kg. “Cukup berat memang, namun didalam lautan rasa berat tersebut tidak akan terasa,” papar Wayan.

Baca Juga :
Gempa bumi di Waingapu karena aktivitas sesar aktif

Air dasar lautan Sanur tampak bersih dengan spot-spot terumbu karang yang rapi dan ditata semenarik mungkin, terlebih ada juga spot berbentuk hati yang bias digunakan untuk narsis didalam laut.

Setelah melakukan aktifitas menanam terumbukarang didasar laut, wisatawan diberikan makanan ikan dalam botol berukuran kecil yang kemudian bias diberikan kepda ikan-ikan. Otomatis, ribuan ikan-ikan laut yang bermotif cantik tersebut akan menyerbu anda. RED-MB

Bagikan :

Leave a Comment

Your email address will not be published.