Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Baltimore Larang Minuman Soda dalam Menu Anak

Metro Bali
single-image

Ilustrasi-Minuman Arak

Baltimore (Metrobali.com)-

Kota Baltimore, Rabu (18/7), menjadi kota terbesar pertama di Amerika yang melarang restoran memasukkan minuman bersoda atau minuman yang mengandung kadar gula tinggi dalam menu anak-anak.

Hanya susu, air dan 100 persen jus buah yang dapat dimasukkan dalam menu khusus anak-anak.

Restoran yang tidak mematuhi aturan baru kota itu akan dikenai denda $100.

“Sains sangat jelas. Salah satu penyumbang terbesar obesitas anak-anak adalah minuman yang mengandung kadar gula dan obesitas anak-anak merupakan faktor risiko utama penyakit diabetes, jantung dan kematian dini,’’ ujar Komisioner Kesehatan Baltimore Dr. Leana Wen. Ditambahkannya, “aturan ini akan membantu keluarga menjadikan pilihan yang sehat sebagai pilihan yang mudah.’’

Studi pemerintah federal atas kota Baltimore mengungkapkan bahwa sekitar satu dari tiga siswa sekolah mengalami obesitas, dan satu dari empat siswa minum soda dalam satu hari. The America Heart Association merekomendasikan hanya satu minuman soda ukuran 227 gram dalam satu minggu untuk anak berusia dua tahun atau lebih tua.

Asosiasi Restoran Maryland menentang aturan baru itu, dan mengeluh bahwa aturan itu memperburuk tantangan yang dihadapi restoran-restoran di kota itu.

Distrik Lafayette, Colorado dan Santa Clara di California, dan tujuh kota lain di California telah melarang minuman bersoda dalam menu anak-anak, tetapi Baltimore adalah kota besar pertama yang mengambil langkah ini. [em/al] direct.voaindonesia.com

Bagikan :
Baca Juga :
Disebut "peretas" oleh presiden Ekuador, nasib bos WikiLeaks tak menentu

Leave a Comment

Your email address will not be published.