Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

ASBEST Gelar Diskusi ‘Tampil Cantik Tanpa Plastik’

Metro Bali
single-image
Keterangan foto: Diskusi ‘Tampil Cantik Tanpa Plastik’ di Plasa Renon, Kamis (14/3/2019)/MB

Denpasar (Metrobali.com) –

Ternyata Indonesia adalah negara urutan no 2 penghasil plastik terbanyak di seluruh dunia setelah China, Kini diperlukan sikap dan kesadaran kita untuk berkontribusi memperbaiki ekosistem lingkungan hidup didunia, diantaranya dengan cara kita merubah gaya hidup berbelanja dengan membawa tas belanja sendiri, memang merupakan sebuah tantangan, masyarakat cenderung awalnya tidak nyaman namun hal tersebut haruslah dimulai dari sekarang, Denpasar sebagai kota besar merupakan yang pertama melakukannya dibanding Jakarta.

“Untuk itulah Pemkot Denpasar saat ini fokus dalam mensupervisi jalannya Peraturan Walikota Denpasar Nomor 36 Tahun 2018 yang mengatur tentang pengurangan penggunaan kantong plastik di wilayah Kota Denpasar, Astungkara kini hampir 99,5% pelaku usaha sudah mematuhinya, sebab bagi yang melanggar dipastikan ijin usahanya tidak akan bisa diperpanjang untuk melakukan usahanya di kota ini,” kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Denpasar, I Ketut Wisada saat Diskusi ‘Tampil Cantik Tanpa Plastik’ dengan narasumber Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Denpasar, I Ketut Wisada dan Ketua Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Kota Denpasar, Jro Puspawati Saskara di Plasa Renon, Kamis (14/3/2019).

IWAPI Kota Denpasar dipandang sebagai salah satu perkumpulan wanita pengusaha yang secara langsung turut mengedukasi anggotanya dan juga para pelaku usaha lain untuk mematuhi Perwali 36/2018, “Kami juga telah menginisiasi penggunaan kantong belanja dengan membantu resto dan warung yang ada di Jalan Teuku Umar dalam hal ketersediaannya dengan harga (cost) yang relatif murah, meskipun kami tidak menjualnya tapi kami berikan solusi cara memperolehnya,” kata Jro Puspa.

Yang juga menarik adalah kehadiran PlasticBank yaitu sebuah lembaga yang membeli sampah plastik industri maupun rumah tangga dengan tunai hanya dengan mengunggah aplikasi Plastic Bank di playstore.  “Diskusi ‘Tampil Cantik Tanpa Plastik ini merupakan rangkaian dari ASBEST FESTIVAL II ‘Revival’ pada 13-17 Maret 2019 yang ternyata diikuti dengan antusias para pengunjung Plaza Renon sampai sejauh mana implementasinya, bagaimana penerapan sanksinya, siapa entitas yang ikut terlibat dalam pelaksanaan di lapangan, kata Rhea Cempaka, Ketua Asosiasi Bordir, Endek dan Songket (ASBEST).

Baca Juga :
Bupati Giri Prasta Resmikan Kantor Camat Mengwi
Pewarta : Hidayatullah
Editor: Hana Sutiawati
Bagikan :

Leave a Comment

Your email address will not be published.