Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Apel Gelar Pasukan Pengamanan Natal 2011 Dan Tahun Baru 2012 Gde Agung : “Keamanan Merupakan Bagian Kebutuhan Hidup”

Metro Bali
single-image

Kuta (Metrobali.com)-

Pulau Bali dengan alam yang indah dan penduduknya yang ramah didukung oleh adat yang kuat melalui Desa Adat, menjadi salah satu daerah tujuan wisata yang ramai dikunjungi baik wisatawan  nusantara maupun mancanegara. “Untuk itu perlu kita jaga dari ulah tangan-tangan yang ingin mengganggu Kantibmas di Kab. Badung khususnya dan diwilayah Bali pada umumnya,” kata Bupati Badung A.A. Gde Agung, SH selaku Inspektur Upacara saat Apel Gelar Pasukan dalam rangka Pengamanan Natal 2011 dan Tahun Baru 2012, Jumat (16/12) bertempat di Sentral Parkir Kuta. Apel diikuti baik dari unsur TNI, Kepolisian, Organisasi, Birokrasi dan Masyarakat. Hadir pada acara tersebut Wakil Ketua DPRD Kab. Badung I Made Sunarta, Dandim Kodim 1611 M. Panjaitan, Kapolresta Denpasar Suryanbodo. A, Kapolres Badung Beny Arjanto, Sekda Kab. Badung Kompyang R. Swandika dan seluruh SKPD di lingkungan Pemkab Badung  serta Camat dan Lurah se-Badung.

Bupati Badung A.A. Gde Agung menyampaikan pengamanan merupakan investasi pembangunan, untuk itu Pemerintah Kab. Badung berupaya bersama-sama dengan aparat keamanan dan seluruh komponen masyarkat untuk menciptakan rasa aman dan nyaman. Aparat keamanan tidak mungkin bisa berbuat maksimal, tanpa adanya peran serta dari masyarakat. “Oleh karena itu melalui kesempatan ini saya mengajak seluruh lapisan masyarakat Kab. Badung khususnya agar perayaan malam Tahun Baru 2012 hendaknya dilaksanakan dengan sederhana tetapi bermakna dan tertib, sehingga tidak memicu terjadinya gangguan keamanan dan kenyamanan masyarakat lainnya. Pelihara dan tumbuh kembangkan rasa persaudaraan, persatuan dan kesatuan, serta kekeluargaan diantara sesama sebagai manifestasi dari pengamalan ajaran-ajaran agama  dan nilai-nilai pancasila. Jangan mudah terpancing oleh berbagai isu, hasutan dan provokasi yang dapat memancing emosi yang akhirnya memicu terjadinya tindakan-tindakan yang dapat mengganggu kantibmas serta tingkatkan kewaspadaan. Selain itu galang kekuatan dan kekompakan untuk menjaga keamanan wilayah masing-masing mulai dari tingkat Banjar, Desa/Kelurahan, Kecamatan sampai tingkat yang lebih luas dan para peserta apel agar melaksanakan tugasnya masing-masing dengan penuh kepekaan dan tanggung jawab,” harap Gde Agung.
Lebih lanjut disampaikan, perlu kita ketahui bersama bagi kita semua dan seluruh masyarakat Badung khususnya karena beberapa even yang berskala Nasional maupun Internasional yang dilaksanakan di wilayah Badung beberapa waktu lalu telah berjalan dengan aman dan lancar. Hal ini berkat kerjasama yang baik antara masyarakat, aparat dan didukung seluruh lapisan masyarakat. Prestasi ini hendaknya kita tetap jaga dan tingkatkan untuk menyongsong kegiatan/even besar dimasa-masa mendatang. Beberapa hari lagi kita akan memasuki perayaan Natal 2011 dan Tahun Baru 2012 sudah menjadi tradisi bahwa setiap menyongsong masuknya Tahun Baru masyarakat selalu melaksanakan berbagai kegiatan sesuai dengan cara mereka masing-masing. Sebagai daerah tujuan wisata sudah tentu kegiatan-kegiatan tersebut tidak saja dilakukan oleh warga masyarakat lokal tapi juga wisatawan baik domistik maupun asing. Tentunya kegiatan itu dapat dilaksanakan dalam keadaan aman dan nyaman. “Melalui pelaksanaan Apel Gelar Pasukan ini, mari kita tunjukkan kepada khalayak bahwa dalam perayaan Natal 2011 dan Tahun Baru 2012 aparat dan birokrasi bersama masyarakat bersama-sama untuk menyatukan gerak dan langkah dalam melaksanakan tugas sesuai dengan fungsinya dan bertekad untuk menjaga keamanan di wilayah Kab. Badung khususnya dan Bali umumnya, kebersamaan untuk menjaga keamanan ini harus kita tumbuh kembangkan secara terus menerus karena merupakan bagian dari kebutuhan hidup,” ucapnya.
Bagikan :
Baca Juga :
Pemkab Badung Kembali Helat FBP ke-4 Tahun Ini : Kerjasama Petani dengan Pengusaha Senilai Rp 8,1 Miliar

Leave a Comment

Your email address will not be published.