Aksi SANTI Tolak Omnibus Law Cipta Kerja Berhasil Sampaikan Draft Penolakan Ke DPRD Bali

Metro Bali
single-image

Denpasar,  (Metrobali) 

 

Aksi Solidaritas Aliansi Rakyat Pro Demokrasi (SANTI) untuk melakukan aksi damai penolakan mereka ke Kantor DPRD Bali tidaklah sia-sia, setelah perwakilannya bertemu dengan Wakil Ketua DPRD Bali, Tjokorda Gde Asmara Putra Sukawati dan Ketua Komisi IV DPRD Bali I Gusti Putu Budiarta di Gedung DPRD Bali, Renon Denpasar, Bali, Jumat (16/10/2020).

Walaupun sempat terjadi penolakan dari Perwakilan DPRD Bali untuk menemui massa aksi berkenaan dengan potensi penularan Covid-19, Aliansi SANTI yang terdiri dari mahasiswa Cipayung plus Bali bersama dengan Frontier Bali dan WALHI Bali tersebut, sejak awal menyatakan bahwa aksi mereka murni aksi damai tanpa anarkisme untuk menyalurkan aspirasi dan keresahan masyarakat atas pengesahan UU Omnibus Law yang dianggap tergesa-gesa, terlebih ditengah kondisi pandemi Covid-19 di Indonesia yang angka penambahannya masih fluktuatif.

Korlap Aksi Gery Gunawan bersama dengan Humasnya Maria Goreti Madun berhasil bertemu dengan Wakil Ketua DPRD Bali, Tjokorda Gde Asmara Putra Sukawati dan Ketua Komisi IV DPRD Bali I Gusti Putu Budiarta.

“Kami jamin aksi kami tanpa anarkisme, murni untuk menyalurkan aspirasi masyarakat dan bertemu dengan perwakilan rakyatnya. Sehingga kami harap bapak-bapak berkenan untuk menemui massa aksi yang saat ini berada di luar Gedung (Kantor DPRD Bali),” terang Gerry bersama dengan Maria Goreti Madun.

Setelah tawar menawar yang cukup alot, perwakilan DPRD Bali memutuskan untuk menemui massa aksi di Gerbang Kantor DPRD Bali. Namun dengan catatan massa aksi harus tetap menjaga protokol kesehatan dan korlap aksi bertanggung jawab menertibkan massa aksi.

Dari atas mobil komando milik massa aksi, Tjok Asmara, sapaan akrab Wakil Ketua III DPRD Bali, memberikan pernyataan sikapnya terhadap gelombang aksi para demonstran dengan berhadapan langsung.

Baca Juga :
AS Ingin Putuskan Hubungan Ekonomi Antara Uni Eropa-Rusia

“Kami DPRD Provinsi Bali menerima aspirasi adik-adik semua, kami berjanji akan membawa aspirasi adik-adik, memperjuangkan di DPR RI, baik melalui lembaga DPRD Provinsi Bali, begitu pula melalui fraksi kami Partai Demokrat di DPR RI,” kata Tjok Asmara.

Selanjutnya Tjok Asmara meminta draft aspirasi demonstran untuk bahan kajian di DPR RI dan menandatangani penyerahan draft itu dengan disaksikan para demonstran.

Para demonstranpun sontak menyambut riang sikap Perwakilan DPRD tersebut sembari menyerukan kata MERDEKA!!!. (HD)

Bagikan :

Leave a Comment

Your email address will not be published.