Aksi Corat Coret Kotori Kawasan Kantor Bupati Jembrana 

Metro Bali
single-image
Keterangan foto: Aksi corat coret atau vandalisme kembali marak. Kali ini terlihat di kawasan Kantor Bupati Jembrana (Civic Centre) seperti di tembok depan Stadion Pecangakan, Kelurahan Dauhwaru, Jembrana/MB

Jembrana (Metrobali.com) –

Aksi corat coret atau vandalisme kembali marak. Kali ini terlihat di kawasan Kantor Bupati Jembrana (Civic Centre) seperti di tembok depan Stadion Pecangakan, Kelurahan Dauhwaru, Jembrana.

Aksi mengunakan cat semprot warna hitam dan putih ini disayangkan sejumlah warga. Karena dapat membuat wajah depan stadion khususnya dan seputaran kawasan Kantor Bupati Jembrana menjadi kotor.

Aksi corat coret berupa nama  menggunakan cat semprot warna hitam dan putih terlihat di tembok sebelah utara dan selatan papan nama Stadion Pecangakan.

Coretan berupa nama-nama orang ini diperkirakan dilakukan pada malam hari. Karena juga terjadi di tembok sebelah utara Lapangan Tenis yang siang hari ramai didatangi warga lantaran ada kantin.

“Mungkin dilakukan malam hari. Apalagi disana kalau malam banyak anak muda yang kumpul” ujar Komang Supada, petugas jaga di Stadion Pecangakan.

Ia menduga aksi corat coret itu hanya untuk mencari perhatian atau sensasi. Karena coretannya lebih berupa nama panggilan seseorang.

“Mungkin dengan menulis namanya di tembok, orangnya menjadi bangga” imbuhnya.

Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Pemkab Jembrana Ni Nengah Wartini saat dikonfirmasi Jumat (29/3) mengaku belum mendengar dan belum mendapat laporan terkait aksi vandalisme tersebut.

Kendati demikian ia sangat menyayangkan dan menyesalkannya. Karena menurutnya kebersihan fasilitas umum harus dijaga bersama-sama termasuk oleh masyarakat.

“Saya akan mengeceknya. Seharusnya fasilitas umum dijaga bersama-sama, jangan dikotori atau dirusak” pungkasnya.

Pewarta: Komang Tole
Editor: Hana Sutiawati

Bagikan :
Baca Juga :
Polisi beri pernyataan tentang investigasi kematian Goo Hara

Leave a Comment

Your email address will not be published.