Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Ajak Partisipasi Swasta, Festival Budaya Bahari 2019 Segera Digelar Pemkab Badung

Metro Bali
single-image
Keterangan foto: Rapat Pemantapan Persiapan Festival Budaya Bahari 2019 di Puspem Badung, Kamis (16/5/2019)/MB

Mangupura (Metrobali.com) –

Festival Budaya Bahari 2019 akan segera berlangsung di kawasan wisata pantai yang ada di Kabupaten Badung selama bulan Juni – Oktober 2019. rencananya akan dibuka langsung oleh Menteri Pariwisata, Arief Yahya, bersama dengan Bupati Badung, I Nyoman Giri Prasta pada pertengahan bulan Juni 2019.

“Acara festival Budaya bahari 2019 ini merupakan agenda wisata tahunan digelar untuk dapat menarik wisatawan untuk mengunjungi wilayah kabupaten Badung yang sangat dekat dengan dunia bahari/laut. Dengan memperkenalkan kekayaan laut di wilayah Kabupaten Badung pada wisatawan tentu kedepannya diharapkan mampu meningkatkan potensi pendapatan daerah khususnya bagi nelayan dan masyarakat pantai yang bersinergi dengan dunia pariwisata,” kata I Made Badra, MM., Kadis Pariwisata Kabupaten Badung saat Rapat Pemantapan Persiapan Festival Budaya Bahari 2019 di Puspem Badung, Kamis (16/5/2019).

Rapat pemantapan tersebut dihadiri oleh para Koordinator Venue dari berbagai kegiatan sekaligus membahas teknis pendanaan.

“Untuk pola pendanaan tahun ini kita menggunakan Pola Swakelola yaitu diharapkan masyarakat yang menjadi pengelola venue mengusahakan dulu pendanaannya secara mandiri dengan melibatkan partisipasi pengusaha swasta, hal ini diharapkan untuk lebih memicu motivasi agar dapat mengelola kegiatan secara lebih baik dan profesional,” kata Nyoman Suardana, Kabid Sumber Daya Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Pemkab Badung.

Kegiatan festival akan diisi dengan berbagai kegiatan besar yang dilaksanakan secara bergantian seperti Kegiatan Bali Fishing Tournament, Surfing competition, Dragon Boat Competition, Beach Soccer Tournament,  Tradisional Jukung Parade, Legian Beach Festival dan Kuta Sea Sand Land.

“Namun untuk tahun ini sangat disayangkan Festival Petitenget tidak dapat dilangsungkan dikarenakan adanya berbagai kegiatan keagamaan,” terang Suardana.

Baca Juga :
Gagalkan Sabu dari Jawa Timur, Polisi Tangkap Dua Pria saat Transaksi di Indomaret

Sementara itu, Penyelenggara kegiatan Dragon Boat Festival 2019 dan Legian Beach Festival 2019, Drs. I Nyoman Sarjana, M.IKom. menyatakan kesiapannya, “Kami mendukung seluruh agenda kepariwisataan Pemkab Badung yang diharapkan Festival Budaya Bahari 2019 ini akan mendapatkan kembali feedback nya dengan masuknya jumlah wisatawan asing maupun domestik yang dapat menyumbang PAD (Pendapatan Asli Daerah),” tutur Sarjana.

“Intinya, ini akan menjadi sebuah Value (nilai) untuk memberikan suguhan atraksi wisata kepada turis dengan kemasan yang lebih menarik, untuk itu kita harus bisa memberikan nuansa baru kepariwisataan dalam ajang kali ini,” kata I Gusti Agung Made Agung, Penyelenggara kegiatan Kuta Sea Sand Land.

Pewarta: Hidayat
Editor: Hana Sutiawati

Bagikan :

Leave a Comment

Your email address will not be published.