Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Adi Merdangga Akan Tampil di Istana Negara

Metro Bali
single-image

Denpasar (Metrobali.com)-

Adi Merdangga atau drumband tradisional yang ikut menandai pembukaan Pesta Kesenian Bali akan tampil di Istana Negara saat upacara penurunan bendera pusaka pada HUT Proklamasi Kemerdekaan RI 17 Agustus 2013.

“Hal ini menjadi kesempatan yang pertama bagi Adi Merdangga yang dibawakan oleh seniman dari Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar untuk tampil di Istana Negara. Mohon masyarakat Bali mendukung karena ini tentu menjadi kebanggaan bagi kita semua,” kata Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Bali Ketut Suastika, di Denpasar, Jumat.

Tampilnya Adi Merdangga yang merupakan ansambel yang didominasi oleh kendang berukuran besar yang dipadukan dengan fragmentari di Istana Negara, menurut dia, atas permintaan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

“Sewaktu pembukaan Pesta Kesenian Bali, Presiden sangat mengapresiasi tampilan Adi Merdangga dan mengatakan sungguh luar biasa sehingga dimintalah untuk mengisi puncak HUT Kemerdekaan RI,” katanya.

Ia menambahkan, Adi Merdangga yang akan ditampilkan di Istana Negara, desainnya akan disesuaikan dengan HUT Proklamasi dan dibawakan oleh 120 penabuh dan penari.

“Proses latihan sudah dilakukan semenjak dua minggu yang lalu dan kami sudah intens berkoordinasi dengan ISI Denpasar untuk lebih mematangkan persiapannya,” ujarnya.

Mereka berencana berangkat ke Jakarta pada 14 Agustus 2013 untuk mengikuti gladi serta berbagai pengarahan. Mereka akan kembali ke Bali dijadwalkan pada 18 Agustus 2013,” ujarnya.

Suastika dan beberapa stafnya akan berangkat ke Istana Negara pada 12 Agustus 2013 untuk membahas dan memantapkan desain tampilan Adi Merdangga.

“Yang jelas, properti yang dibawa ke Jakarta tetap lengkap seperti saat Adi Merdangga rutin tampil setiap tahun di pawai pembukaan Pesta Kesenian Bali,” kata Suastika. AN-MB

Bagikan :
Baca Juga :
Jokowi Kaget dengan Wafatnya Taufiq Kiemas
8 Comments
  1. Avatar
    mabruk.com 6 years ago
    Reply

    mantaappsss

  2. Avatar
    INAM 6 years ago
    Reply

    Semoga bisa memberi manfaat untuk kemajuan pariwisata dan budaya bali…

  3. Avatar
    Laskar Peceng-Perot 6 years ago
    Reply

    Hidup dan sukses adimerdangga, maju budaya Bali !

  4. Avatar
    i putu eka 6 years ago
    Reply

    mantap, setelah sekian kali SBY menonton adimerdangga disaat pembukaan PKB, baru mendekati akhir kepeminpinannya memberikannya tampil di Istana negara

  5. Avatar
    bulldog 6 years ago
    Reply

    Kesan terakhir untuk sby Di istana Dan mudah mudahan bisa berlanjut dari tahun ketahun,majuuuu Bali ku ,,,, ,majuuuu budaya ku!!!!!!!! Merdeka!!!!

  6. Avatar
    IBELOG BUIN DONGOL 6 years ago
    Reply

    ne madan….petapan bikul….NYEGUT….trus..NGUPININ…..!!!
    KITA boleh bangga tapi jangan MABUK…..YA…KARENA KITA nggak tahu dibalik itu …..
    semoga PRESIDEN…bener bener TULUS….!!! …….. tiada BATU untuk UDANG bersembunyi…….

  7. Avatar
    putry 6 years ago
    Reply

    @ibelog,,,,parekan PY jeg negatif thingking gen pikirane kenkenang pang maju gumine,,,,,mare maal tanahe adep warisan caine, ngae umah kost2an, selid sanje ci metajen, peteng ci ngalih cewek dauh tukad, mekelo2 ci kost di umah ci pedidi,,,mare telah pis ajak tanah caine mare ci koar2, ngoraang gub ngadep bali,,,keto parekan2 PY,,,,,,

  8. Avatar
    Jogler 6 years ago
    Reply

    Putry penyeroan MP,
    Mideh di nyi koar-koar memunyi kangin-kauh. Care paling hebat. Inget nyi ken pak harto, ken-ken hebat ne ! Toh megelebug mase. Nyi nawang jani masan jaman demokrasi, transparans. Ape artin ne, nyi nawang ?. Jawab ento malu ! De di hijau gen matan nyi, ngeres gen otak nyi ! Care paling dueg, sok suci, sok kuasa, icang curiga ken nyi, de-de nyi ngeranang @iblog ngade tanah, nyi mai ke bali nyageran ngabe be matah gen. De bes bangge teken ibe, HIV barang bangke nyi, mare nyi merasa, antos

Leave a Comment

Your email address will not be published.