banner-website-2-x-16cm

Widgetized Section

Go to Admin » Appearance » Widgets » and move Gabfire Widget: Social into that MastheadOverlay zone

Valentine Ala Desa Kukuh, Tebar Ikan di Ulun Danu

Perbekel Desa Kukuh, I Made Sugianto, bersama pengurus Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) Tabanan tebar benih ikan di Ulun Danu Kukuh, Banjar Batanwani, Desa Kukuh, Marga, Tabanan, Rabu (14/2)/MB

 

Tabanan, (Metrobali.com) 

Perbekel Desa Kukuh, I Made Sugianto, bersama pengurus Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) Tabanan tebar benih ikan di Ulun Danu Kukuh, Banjar Batanwani, Desa Kukuh, Marga, Tabanan, Rabu (14/2). Aksi tebar benih ikan di embung desa itu sebagai bentuk perayaan Hari Valentine. Perbekel Sugianto ingin memotivasi generasi muda, valentine tak mesti dirayakan dengan bunga dan coklat namun bisa dalam bentuk pelestarian lingkungan.

Menurut Sugianto, aksi tebar ikan di Ulun Danu Kukuh bersama AMPI Tabanan merupakan kegiatan dadakan. Berawal dari pemberitaan AMPI Tabanan yang tebar ikan di ‘danau’ buatan Banjar Sema, Desa/Kecamatan Kediri, membuatnya mencoba menghubungi Ketua AMPI Tabanan, Nyoman Suarsedana. “Saya tanyakan masih punya bibit ikan untuk ditebar di Ulun Danu Kukuh? Pak Suarsedana jawab masih ada sehingga saya ajak rayakan valentine dengan tebar benih ikan,” ungkap Sugianto.

Sekitar pukul 15.00 Wita, pengurus AMPI Tabanan bersama anggota langsung menuju Ulun Danu Kukuh untuk tebar benih ikan lele, mujair, dan nila. Mereka yang datang di antaranya Ketua AMPI Nyoman Suarsedana, Sekretaris I Nyoman Oka Trinsu, Gede Budiatmika (mantan Ketua KPU Tabanan dua periode) dan anggota lainnya. Saat tebar ikan mereka didampingi Kelian Banjar Dinas Batanwani Wayan Semadi dan prajuru pangempon Pura Ulun Danu. Diharapkan, dengan penebaran benih ikan itu, para mancing mania semakin betah di Ulun Danu Kukuh.

Nyoman Oka Trinsu mengaku kagum dengan keindahan Ulun Danu Kukuh. Menurut tokoh muda asal Desa Cepaka, Kecamatan Kediri, Tabanan ini, Ulun Danu Kukuh cocok dikembangkan untuk objek wisata alam. Embung desa seluas 20 are yang dikitari persawahan dan Pura Ulun Danu Kukuh cocok untuk wisata wahana air. “Bagus dikembangkan untuk objek wisata dan pengairan subak,” unglap Oka Trinsu yang akrab disapa Marlos ini.

Demikian pula Nyoman Suarsedana mengaku senang diundang untuk datang ke Ulun Danu Kukuh. Menurutnya, panorama Ulun Danu Kukuh sangat indah. Sejak menyusuri anak tangga menuju Ulun Danu Kukuh sudah disajikan keindahan alam persawahan. Suarsedana yang mantan Wakil Ketua DPRD Tabanan ini mengaku sependapat dengan Perbekel Made Sugianto dalam perayaan valentine dengan menunjukkan cinta kasih kepada lingkungan. Ia pun mengaku senang dilibatkan dalam aksi cinta lingkungan di hari kasih sayang dunia. “Konsep tetua kita terhadap lingkungan luar biasa. Sebagai pewaris, kita musti melestarikannya, tunjukkan cinta kasih kita kepada lingkungan dengan tindakan-tindakan kecil namun bermanfaat besar. Seperti jangan setrum ikan dan buang sampah plastik ke sungai,” tandas Suarsedana. EPM-MB

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *