banner-website-2-x-16cm

Widgetized Section

Go to Admin » Appearance » Widgets » and move Gabfire Widget: Social into that MastheadOverlay zone

Musrenbang RKPD 2019 di Kecamatan Kuta Utara

Wabup Badung I Ketut Suiasa didampingi Ketua DPRD  I Putu Parwata dan Camat Kuta Utara A.A  Ngurah Arimbawa saat Musrenbang RKPD 2019 Kabupaten Badung di Kecamatan Kuta Utara, Senin (12/2)/MB

Mangupura, (Metrobali.com) –

Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa menghadiri pembukaan Musrembang RKPD Kabupaten Badung di Kecamatan Kuta Utara yang di buka oleh ketua Bapeda Badung Made Wira Darmajaya, senin (12/2). Musembrang  RKPD ini dihadiri Ketua DPRD  I Putu Parwata, beserta anggota  DPRD Dapil Kecamatan Kuta Utara, Camat Kuta Utara A.A  Ngurah Arimbawa beserta Muspika, Perwakilan Dekranasda,  tokoh Masyarakat Kuta Utara I Made Sudiana mantan Wakil bupati Badung, Mantan Sekda Badung Kompyang  R. Swandika, Para Perbekel/Lurah serta Para Bendesa Adat se Kecamatan Kuta Utara.

Camat Kuta Utara A. A Ngurah Arimbawa melaporkan, Kecamatan Kuta Utara terdiri dari 3 Desa dan 3 Kelurahan dengan 43 Banjar, Dinas 46 Lingkungan serta 8 Desa Adat dengan luas wilayah 33,86 KM. Batas wilayah Kecamatan kuta Utara sebelah Utara berbatasan dengan Kecamatan Mengwi, sebelah Timur berbatasan dengan Kecamatan Denpasar Barat, sebelah Selatan berbatasan dengan Kecamatan Kuta dan Samudra Indonesia dan sebelah Barat berbatasan dengan Kecamatan Mengwi. Jumlah penduduk Keamayan Kuta Utara per-desember tahun 2017 sebanyak 75.558 jiwa dengan rincian laki-laki sebanyak 38.125 jiwa dan perempuan sebanyak 37.433 jiwa. Sedangkan jumlah Kepala Keluarga sebanyak 17.557 KK dengan kepadatan 2.231 per km2.

Lebih lanjut Arimbawa melaporkan, adapun prioritas pembangunan daerah yang diusulkan dalam kegiatan dirangkum berdasarkan hasil Musrenbang Desa, Kelurahan bulan Januari 2018 sebanyak 388 usulan dengan nilai sebesar Rp 704.306.721.500,- dengan rinciannya yaitu kelompok ekonomi dan sumber daya alam dengan jumlah usulan 13 dengan nilai Rp 47.721.000.000,- , kelompok sarana dan prasarana wilayah dengan jumlah usulan 302 dengan nilai Rp 600.990.631.500,- , kelompok sosial budaya dengan jumlah usulan 23 dengan nilai Rp 8.293.000.000,- dan kelompok pengembangan sumber daya manusia dengan jumlah Usulan 50 dengan nilai Rp 47.302.090.000,- “ ungkapannya.

Sementara itu Ketua Bapeda I Made Wira Darmajaya mengatakan “ melalui perlaksanaan musrenbang RKPD Kabupaten Badung di Kecamatan Kuta Utara ini kami membuka ruang komunikasi antara Stakeholder pembangunan dalam rangka menyusun rencana kerja Pemerintah Daerah Kabupaten Badung tahun 2019. Tujuannya untuk penajaman, penyelarasan, klarifikasi, dan kesepakatan usulan rencana kegiatan pembangunan di Desa yang diintegrasikan dengan prioritas pembangunan daerah di Kecamatan Kuta Utara, “katanya”.

Sementara itu Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa menyampaikan, dari inprastruktur masalah penanganan kemacetan di Kuta Utara yang belum terselesaikan secara optimal dengan harapan kedepan ini di tahun 2019 sudah bisa terselesaikan dengan satu akses dan membentuk solkat – solkat yang menghubungkan Tebubeneng ke Canggu dan kemudian untuk canggu ke barat direncanakan membuat solkat – solkat yang akan tembus ke Pererenan dan semuanya sudah kami tinjau, dengan harapan dapat terwujud dan terlaksana di tahun 2019. Inprastruktur kesehatan yang ingin mewujudkan di Kuta Utara ini sama dengan Kecamatan lain dengan Puskesmas Rawat inap.  Danu ntuk wilayah pantai di Kuta Utara yang memiliki luas bentang pantai yang bisa dijadikan objek wisata dari pantai Kuta, Pantai Peti Tenget dan Pantai Brawa akan dikaji agar seluruh kawasan pantai yang ada di Kuta Utara dapat dijaga kelestarianya dan di sisi lain dapat meningkatkan kunjungan wisatawan, “ungkapnya.

Sementara itu Ketua DPRD Badung Putu Parwata mengatakan, Musrenbang RKPD ini bertujuan untuk membuat perencanaan yang akan dimasukan ke dalam PPAS yang nantinya akan dibahas di DPRD yang akan melakukan penyelarasan yang mana sifatnya prioritas, pelayanan dasar seperti  Umum dan Sosial yang akan dipilah – pilah, sehingga nanti pada saat pembahasan kompotensi jika disepakati betul-betul menjadi hasil prioritas daripada hasil Musrenbang berdasarkan asperiasi yang kita serap dengan harapan sesuia visi dan misi serta tema pembangunan ini dapat terwujud dengan baik, “katanya”. RED-MB

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *