banner-website-2-x-16cm

Widgetized Section

Go to Admin » Appearance » Widgets » and move Gabfire Widget: Social into that MastheadOverlay zone

Gara-gara Tajen, Seorang Pria di Bali Tewas Ditebas Pedang

 Korban

Mengwi, (Metrobali.com) –

Seorang pria tewas mengenaskan hanya gara-gara tajen (sabung ayam). Tubuhnya bersimbah darah di depan rumah kos-kosan di Banjar Kangkang, Desa Pererenan, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung. Kapolres Badung, Ajun Komisaris Besar Yudith Satriya Hananta menjelaskan, korban bernama I Made Rai Sina (40) asal Banjar Sedahan, Desa Munggu, Kecamatan Mengwi, Kabupwten Badung.
Sementara pelaku bernama I Nyoman Suama (34), asal Desa Tembok, Kecamatan Tejakula, Kabupaten Buleleng. Menurut Yudith, antsra korban dan pelaku baru berkenalan selama sebulan terakhir. Yang pasti, keduanya terlibat masalah sehingga cekcok. Informasi yang berkembang, keduanya terlibat hutang piutang di arena tajen. Korban disebut-sebut kalah taruhan kepada pelaku. “Soal informasi itu masih kami dalami,” kata Kapolres saat dihubungi, Sabtu 10 Februari 2018.
Ia melanjutkan, berdasarkan keterangan awal pelaku, siang tadi sekira pukul 12.00 WITA korban mendatangi rumah pelaku. Saat itu, pelaku yang tengah tertidur lelap terperanjat dengan teriakan korban. “Korban menggedor pintu kamar kos pelaku sambil berteriak menantang. Pelaku sempat mengintip melalui jendela kamar,” ujarnya.
Pelaku kemudian membuka pintu kamar dan meladeni tantangan duel pelaku. Keduanya terlinat adu mulut di depan kos-kosan mengenai hutang piutang mereka. Usai cekcok itu, korban kembali ke sepeda motornya. Sementara pelaku masuk ke dalam kar kosnya mengambil pedang. Pelaku krmudian mendatangi korban yang sudah berada di halaman rumah. “Mereka kembali terlibat cekcok di jalaman rumah. Pada saat percekcokan itu kemudian pelaku menebas korban membabi buta menggunakan pedang,” papar Yudith.
Akibat hal itu, korban tersungkur bersimbah darah. Ia tewas di lokasi deban kondisi mengenaskan. Sekujur tubuhnya mengalami luka bekas tebasan pedang. Bahkan, pergelagan tangan kiri dan ibu jari serta kelingking kaki kiri korban putus.
“Barang bukti yang kita amankan adalah sebilah pedang, pisau lipat dan tas pinggang. Korban sudah dievakuasi ke RSUD Badung. Pelaku sudah kita amankan dan dijerat dengan pasal 338 KUHP,” demikian Yudith. (Laporan Bobby Andalan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *