banner-website-2-x-16cm

Widgetized Section

Go to Admin » Appearance » Widgets » and move Gabfire Widget: Social into that MastheadOverlay zone

Panen Raya Bali tak Terpengaruh Cuaca Buruk

 Panen raya yang dilakukan di Subak Anyar Suraberata, Kecamatan Selemadeg Barat, Desa Lalanglinggah, Kabupaten Tabanan.
Tabanan, (Metrobali.com) –
Cuaca ekstrem yang melanda Bali tak mempengaruhi panen raya padi di daerah tersebut. Salah satunya panen raya di Kabupaten Tabanan yang merupakan lumbung padi di Bali. Panen raya yang dilakukan di Subak Anyar Suraberata, Kecamatan Selemadeg Barat, Desa Lalanglinggah, Kabupaten Tabanan berjalan lancar tanpa terpengaruh cuaca yang belakangan tak menentu.
 
Kepala Subak Anyar Suraberata, I Made Sudiarawan menjelaskan, sawah di wilayahnya seluas 117 hektar. Saat ini yang telah panen raya seluas 30 hektar. Ada sebanyak 70 petani penggarap yang tergabung dalam Subak Anyar Suraberata. “Kami mulai panen sejak dua minggu lalu. Meski cuaca buruk, tak terpengaruh dengan hal itu,” kata Sudiarawan, Jumat 2 Februari 2018.
 
Hanya saja, ia mengakui jika cuaca buruk yang melanda akan mempengaruhi kualitas padi yang dipanen yang sebagian besar menggunakan bibit ciherang. Ia menjelaskan, dalam satu hektar sawah menghasilkans ekitar 6,3 ton padi.
 
Di sisi lain, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian Kementerian Pertanian, Momon Rusmono menjelaskan, panen raya yang dilakukan saat ini dilakukan di Tabanan merupakan yang pertama di Bali. “Ini yang pertama dan hasilnya cukup bagus,” ujarnya.
 
Ia melanjutkan, secara umum, tingkat konsumsi beras nasional sebanyak 105 kilogram per kapita. Semantara produksi beras secara menyeluruh di Bali sebanyak 450 ribu ton pada tahun 2017. Dengan jumlah penduduk sebanyak 4,2 juta orang, jumlah produksi beras sudah mencukupi untuk kebutuhan Bali.
 
“Tapi sebagai daerah pariwisata, maka Bali tetap memerlukan beras dari daerah lain. Kalau produksi padi beras yang dihasilkan sesungguhnya sudah mencukupi untuk kebutuhan penduduk Bali,” papar Momon. Selain saat ini, Momon memprediksi Bali akan kembali panen raya pada Maret hingga April depan. ia berharap harga gabang bersih bisa stabil pada saat hari raya yakni sebesar Rp4.400, sehingga petani dapat mencukupi kebutuhannya. JAK-MB 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *