banner-website-2-x-16cm

Widgetized Section

Go to Admin » Appearance » Widgets » and move Gabfire Widget: Social into that MastheadOverlay zone

Warga Temukan Mayat di Tukad Sandya

Baru Dievakusi 3 Jam Kemudian
Warga Temukan Mayat di Tukad Sandya

Jembrana (Metrobali.com)-

Warga Jembrana digegerkan adanya penemuan sesosok mayat di Tukad (sungai) Sandya, Jumat (19/1) siang.
Mayat yang belakangan diketahui salah seorang warga dari Desa Pengambengan baru bisa dievakuasi sekitar tiga jam kemudian.
Mayat tanpa celana dan hanya mengenakan kaos warna biru bertuliskan ‘UB Jeans Style’ dari informasi pertama kali ditemukan oleh Gusti Putu Suarnita (52) sekitar pukul 11.20 Wita.
Warga dari Lingkungan Pangkung Gayung, Kelurahan Baler Bale Agung, Kecamatan Negara saat itu sedang melintas di Jembatan utara Seacorm di Desa Budeng, Kecamatan Jembrana.
Melihat ada mayat mengapung di sungai, ia kemudian menyetop Nasrul (35) dari Ketapang Muara, Desa Pengambengan, Kecamatan Negara. Nasrul saat itu juga sedang melintas di Jembatan tersebut.
Selang beberapa lama melintas Edi Winarto (25) dari Dusun Klatakan, Desa Melaya, Kecamatan Melaya.
Khawatir mayat akan terbawa arus karena air sedang pasang, Nasrul dan Edi Winarto kemudian turun dan berenang di sungai.
Mayat akhirnya dapat dipingirkan di rawa-rawa rerimbunan hutan bakau sekitar 300 meter dari penemuan awal.
Mayat baru bisa dievakusi sekitar pukul 14.30 Wita atau 3 jam kemudian oleh petugas dari Pos Badan Nasional Pencarian dan Pertolongam (BNPP) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jembrana datang ke lokasi.
Kapolsek Kota Negara, Kompol Ketut Maret seizin Kapolres Jembrana, Jumat (19/1) mengatakan mayat yang ditemukan disungai utara Seacorm bernama Rosidin (40) dari Dusun Ketapang Muara, Desa Pengambengan, Kecamatan Negara.
“Tadi setelah dievakuasi dan dilakukan olah TKP langsung dibawa ke RSU Negara” ujarnya.
Dari keterangan saksi-saksi korban yang memiliki riwayat penyakit epilepsi ini sebelumnya sempat menguras sampan di perairan Pengambengan karena kemasukan air.
“Diduga saat menguras itu penyakitnya kambuh dan korban terjatuh” ujarnya.
Dari keterangan dr. Dian Purnama Sari dari Puskesmas Jembrana I, saat ditemukan korban dalam kondisi sudah kaku, dari mulut dan hidung mengeluarkan buih dan terdapat benjolan di kepala bagian kanan yang diduga akibat benturan.
Korban sempat dicari ke pantai oleh anaknya namun hanya menemukan sepeda gayung. Korban pergi ke pantai sekitar pukul 08.00 Wita. MT-MB

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *