banner-website-2-x-16cm

Widgetized Section

Go to Admin » Appearance » Widgets » and move Gabfire Widget: Social into that MastheadOverlay zone

PMI Denpasar Gelar MUKERKOT VII

Bahas Program Strategis Tingkatkan Kader Relawan Kemanusiaan

Peserta foto bersama dalam pelaksanaan MUKERKOT VII PMI Denpasar, Kamis (18/1) di aula pertemuan Gedung PPTI Denpasar.

 

 

Denpasar (Metrobali.com)-

 

Peningkatan program strategis Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Denpasar pada Kamis (18/1) menggelar Musyawarah Kerja Kota (MUKERKOT) VII bertempat di aula pertemuan Gedung PPTI Denpasar. MUKERKOT yang melakukan evaluasi hingga pembahas penting bersifat strategis dibuka Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Denpasar I.B Joni Ariwibawa, bersama Ketua PMI Denpasar, DR. I Made Sudhana Satrigraha, ditandai dengan pemukulan gong. Tampak juga MUKERKOT dihadiri OPD Terkait Pemkot Denpasar dan dihadiri pula Wakil Ketua I Bidang Organisasi PMI Provinsi Bali I Gusti Anom Lanang M Rudriarta.

Walikota Denpasar dalam sambutannya yang dibacakan Kepala Pelaksana BPBD Denpasar I.B Joni Ariwibawa mengatakan MUKERKOT menjadi momen penting untuk meninjau kembali apa yang sudah dilaksanakan pada tahun sebelumnya, dan merencanakan kembali apa yang akan dilaksankan. Pembentukan kader-kader relawan kemanusiaan juga harus tetap ditingkatkan dan dilestarikan secara berkesinambungan. Hal ini tak terlepas dari keberadaan PMI lewat peran aktifnya masih sangat dibutuhkan dalam hal penanggulangan bencana dan donor darah. Disamping itu permasalahan sosial yang berimplikasi munculnya berbagai dampak yang dapat menggangu harmoni kehidupan masyarakat dengan ketersediaan kader relawan perlu selalu dibentuk dan dipupuk. Peningkatan kader relawan ini dapat merangkul peran serta remaja seperti Palang Merah Remaja (PMR), kalangan mahasiswa melalui Korp Sukarela (KSR) serta relawan perorangan yang disebut Tenaga Sukarela (TSR). Dijelaskan juga bahwa saat ini pengabdian PMI telah memiliki kekuatan hukum dan dilindungi pemerintah dengan telah disahkannya Undang Undang Kepalangmerahan. Keterlibatan PMI yang terkadang penuh resiko tidak menyurutkan pengabdiannya di masyarakat. Tindakan PMI sebagai mitra pemerintah dalam menangani berbagai masalah sosial dan korban bencana alam di berbagai daerah menggugah kesadaran masyarakat untuk saling membantu. Medan pengabdian PMI akan terus bertambah dan berkembang sejalan dengan timbulnya permasalahan-permasalahan baru ditengah-tengah masyarakat. Mari kita dorong dan kita lahirkan pejuang-pejuang kemanusiaan dengan rasa kebanggaan bersama seperti dalam pepatah pejuang kita ‘’Patah tumbuh, hilang berganti’.

Wakil Ketua I Bidang Organisasi PMI Provinsi Bali I Gusti Anom Lanang M Rudriarta mengapresiasi pelaksanaan MUKERKOT PMI Denpasar yang dilaksanakan tepat waktu. Disamping itu hal ini juga telah ditunjukan PMI Denpasar dalam program kerjanya yang melibatkan lintas sektor. “Selamat pelaksanan MUKERKOT VII PMI Denpasar,’’ ujarnya.

Sementara Ketua PMI Denpasar, DR. I Made Sudhana Satrigraha didampingi Ketua MUKERKOT VII I Made Widra mengatakan pelaksanaan MUKERKOT melibatkan pengurus PMI Kota Denpasar, Pengurus PMI Kecamatan se-Kota Denpasar, dan Relawan PMI serta Pembina PMR sebagai peninjau. Pelaksanaan MUKERKOT dalam rangka memenuhi amanah anggaran dasar PMI yang bertujuan mengevaluasi pelaksanaan kerja tahunan yang lalu termasuk anggarannya. Disamping itu menyusun rencana kerja tahunan yang akan datang termasuk rencana anggaran pendapatan dan belanjanya hingga membahas dan menetapkan hal-hal penting lainnya yang bersifat strategis. PR-MB 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *