banner-website-2-x-16cm

Widgetized Section

Go to Admin » Appearance » Widgets » and move Gabfire Widget: Social into that MastheadOverlay zone

Teknologi AR Buat Liburan di Denpasar Makin Seru

Dewa Ngakan Ketut Rama Sanjaya, Koordinator Damamaya Room Pemkot Denpasar.

Denpasar (Metrobali.com) –

Pernah bermain atau paling tidak mendengar game fenomenal Pokemon Go? Kini wisatawan yang berkunjung ke Denpasar tidak lama lagi bisa mengakses teknologi Augmented Reality (AR) seperti yang lazim digunakan dalam game Pokemon Go.
Sebab, objek-objek wisata di kota cerdas khususnya yang termasuk dalam pengembangan city tour akan dilengkapi dengan teknologi AR. Para wisatawan yang berlibur di Denpasar nantinya akan dimanjakan dengan sensasi menikmati keindahan dan daya tarik objek wisata lewat sentuhan teknologi AR.
Dengan teknologi ini, selain dapat merasakan dan melihat  langsung daya tarik objek wisata,  wisatawan juga akan disuguhkan informasi audio visual yang ditampilkan secara virtual. Teknologi ini sedang dikembangkan Dinas Komunikasi, Informasi dan Statistik bersama Dinas Pariwisata Pemkot Denpasar mengandeng sejumlah vendor.
“Nantinya titik-titik di objek-objek wisata yang termasuk dalam bagian Denpasar City Tour dan Denpasar Heritage Tourism akan dilengkapi dengan teknologi AR (Augmented Reality). Saat ini teknologinya sedang dikembangkan,” kata Koordinator Damamaya Room (Cyber Monitor) Pemkot Denpasar,  Dewa Ngakan Ketut Rama Sanjaya,  Jumat (12/1/2018).
Teknologi AR ini akan dibuatkan aplikasi khusus dan nantinya digandengkan dengan aplikasi PRO Denpasar+. Untuk dapat menggunakan teknologi ini, wisatawan harus mengunduh aplikasi PRO Denpasar+ dulu yang di dalamnya ada Denpasar Sightseeing.
Cara kerja teknologi AR ini cukup sederhana dan mudah digunakan . Di titik objek wisata city tour nantinya ada semacam marker (penanda) barcode AR yang bisa dipindai dari menu Denpasar Sightseeing di aplikasi PRO Denpasar+ dan di aplikasi itu juga ada peta online untuk memandu wisatawan.
Aplikasi AR di objek wisata Denpasar City Tour ini nantinya akan memuat informasi berbentuk tiga dimensi seputar destinasi atau objek wisata bersangkutan.
“Lalu informasi itu akan ditampilkan kepada wisatawan melalui aplikasi PRO Denpasar+ khususnya pada menu Denpasar Sightseeing ketika wisatawan memindai marker (penanda) barcode yang dipasang di titik-titik tertentu di suatu objek wisata city tour. Dengan demikian keberadaan aplikasi AR ini akan memperkaya informasi dan pengalaman wisatawan saat mengunjungi objek atau destinasi wisata di Denpasar,” kata Dewa Rama.
Misalnya ada bangunan bersejarah,  lalu marker barcode-nya dipindai menggunakan aplikasi maka akan muncul informasi tiga dimensi berisi suara di smart phone wisatawan yang sudah terinstal aplikasi PRO Denpasar+. Jadi tanpa pemandu pun wisatawan sudah terbantu dengan informasi.
“Dengan demikian wisatawan mancanegara, wisatawan lokal ataupun penduduk asli Denpasar yang tidak tahu sejarah  misalnya tentang Museum Bali akan bisa tahu lewat aplikasi AR dan marker-marker itu.” Pungkas Dewa Rama.
Berdasarkan Keputusan Walikota Denpasar No.188.45/417/HK/2015; tentang Penetapan Denpasar Heritage City Tour, ditetapkan  beberapa tempat yang termasuk didalamnya yakni: 1) lapangan IGM Ngurah Agung dan sekitarnya, 2) Patung Catur Muka, 3) Pura Jagatnatha, 4) Museum Bali, 5) rute perjalanan sepanjang Jl. Gajah Mada, Jl. Veteran dan sekitarnya, 6) Puri Agung Jro Kuta, 7) Pura Maospait, 8) Pasar Badung, dan 9) Hotel Inna Bali.
Dengan demikian, pad tahap awal kemungkinan teknologi AR ini hadir di seluruh atau minimal sebagian objek wisata tersebut. WID-MB.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *