banner-website-2-x-16cm

Widgetized Section

Go to Admin » Appearance » Widgets » and move Gabfire Widget: Social into that MastheadOverlay zone

Pemkab Jembrana Mutasi 71 Pejabat, Seorang Pejabat “Non Job”

Bupati Jembrana lantik 71 pejabat yang dimutasi

Jembrana (Metrobali.com)-

Sebanyak 71 pejabat dari aselon II, III dan IV di Lingkup Pemkab Jembrana di mutasi. Selain dalam rangka promosi, mutasi awal tahun 2018 ini juga untuk mengisi jabatan yang lowong.

Ke-71 pejabat yang akan menduduki posisi baru dilantik dan diambil sumpah jabatan oleh Bupati Jembrana I Putu Artha di Gedung Kesenian DR. Ir Soekarno, Jembrana, Kamis (11/1) sore.

Hadir saat mutasi tersebut Wakil Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan, Sekda Jembrana I Made Sudiada, Asisten Setda Jembrana dan sejumlah pimpinan OPD di Lingkup Pemkab Jembrana.

Dua jabatan tinggi pratama eselon II yang sebelumnya sempat kosong kini terisi setelah sebelumnya melalui proses lelang jabatan. Staf Ahli Bupati Jembrana Bidang Ekonomi Keuangan yang selama setahun kosong kini dijabat, Made Ariana. Sebelumnya ia menjabat sebagai Kabag Perlengkapan Setda Jembrana. Sementara Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Jembrana dijabat oleh Wayan Sutama yang sebelumnya menjabat Sekdis BKPSDM Jembrana.

Mutasi juga dilakukan ditingkat Kepala Bagian (Kabag). Posisi Kabag Perlengkapan yang sebelumnya dijabat Made Ariana dipercayakan kepada Wayan Sudana. Sedangkan posisi Wayan Sudana sebagai Kabag Umum dipercayakan kepada Inda Mustika Ayu yang sebelumnya menjabat Sekcam Negara.

Sementara posisi Kabag Organisasi yang sebelumnya dijabat Suherman kini dipercayakan kepada Ketut Santiasa, mantan bawahan Suherman sebagai Kasubag Kelembagaan diinstansi yang sama.

Mutasi juga dilakukan terhadap 4 orang lurah diantaranya Lurah Baler Bale Agung, Putu Nova Noviana diganti oleh IB Gede Ananda Kusuma. Lurah Gilimanuk, Gede Ngurah Widiada diganti Gede Wariana, Lurah Sangkaragung, Nyoman Gede Suarsana diganti oleh Putu Eko Darma Wirawan dan Lurah Tegalcangkring, IB Eka Ariana diganti oleh Gusti Ngurah Eka Armadi.

Bupati Jembrana I Putu Artha dalam sambutanya mengatakan mutasi merupakan hal biasa sebagai bagian penyegaran tugas dan tupoksi. Mutasi juga sebagai promosi untuk mengisi jabatan yang kosong karena pensiun.

“Mutasi ini jangan diartikan karena suka atau tidak suka, tapi bagaimana kita mengawali tahun 2018 ini dengan penuh semangat, penuh inovasi dan tidak monoton dalam memberikan pelayanan kepada masyrakat” ujar Bupati Artha.

Mutasi kali ini dilakukan di panggung Gedung Kesenian DR Ir Soekarno. Bangunan ini baru saja selesai dan diresmikan penggunaannya pada saat malam pergantian tahun baru lalu. Sebelumnya mutasi sempat digelar di TPA Peh, Kaliakah dan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Wijaya Kusuma, Kota Negara.

Pemilihan tempat di panggung atau stage Gedung Kesenian DR Ir. Soekarno ini juga sengaja dipilih karena memiliki maksud dan harapan khusus. Dengan konsep bangunan yang modern dan megah, Bupati Artha berharap pejabat Jembrana mampu berpikir visioner, punya ide-ide baru dalam memberikan pelayanan kepada masyrakat. Juga tidak dikungkung oleh paradigma lama sehingga akan ketinggalan dari masyrakat.

“Paradigma sekarang sudah terbalik tidak ada lagi pejabat yang dilayani masyrakat, tapi mereka mesti bekerja keras memberikan pengabdian yang terbaik bagi masyrakat dalam membangun daerah. Nilai-nilai itu harus ada ditiap-tiap pejabat” pesan Bupati Artha. MT-MB

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *