banner-website-2-x-16cm

Widgetized Section

Go to Admin » Appearance » Widgets » and move Gabfire Widget: Social into that MastheadOverlay zone

Miliki Tiga Istri, Residivis Maling lagi Plus Jualan Inex Tembakan

Tukang ojek lepas asal Surabaya, Sohilin (40) dibekuk petugas

Denpasar (Metrobali.com)-

Tukang ojek lepas asal Surabaya, Sohilin (40) dibekuk petugas lantaran mencuri Hp Xiaomi di kawasan lapangan Puputan, tepatnya di area parkir depan kantor Gubernur, Renon, Denpasar pada 26 November 2017 lalu sekira pukul 06.30 wita.
Pelaku selain sebagai tukang ojek juga nyambi sebagai pengedar inex
tembakan (palsu) dan juga merupakan residivis atas kasus pencurian di
Surabaya.
“Tersangka kita tangkap atas laporan korban Ahmad Zainuru Ichsan yang  kehilangan Handphone merk Xiaomi saat olahraga pagi yang ditaruh  dibawah sadel atau jok motor korban di parkiran depan Kantor Gubernur  Renon,” ujar Kapolsek Denpasar Barat Kompol I Gede Sumena, Rabu 10  Desember 2017.
Pelaku, katanya ditangkap di kostannya di Jalan Marlboro 11 B kamar kos No.5 Denpasar Barat, Selasa 2 Januari 2018 sekira pukul 22.00 wita.
Dari hasil penangkapan, petugas menemukan sejumlah barang bukti antara lain, 1 buah  Hp Redmi 4A, 1 buah kunci  motor, 1 buah anak kunci Leter T, alat congkel sadel, 1 unit sepeda motor, 1 Hp Xiaomi, 1 Hp Lenovo, 1 Hp Sony , 1 Hp Xiaomi X4, 5 buah jam tangan, 4 buah kaca
mata, 12 butir diduga inex tembakan (palsu) yang dulu diedarkannya di Doble Six, Surabaya.
Petugas juga menyita uang Rp41 juta diduga uang hasil kejahatan, juga ditemukan cincin dan perhiasan emas lainnya.
“Ya tersangka juga pengedar inex tembakan di Surabaya dan Bali. Uang yang banyak itu kita duga hasil dari mengedarkan inex,” imbuh Kanit
Reskrim Polsek Denpasar Barat Iptu Aan Saputra.
Selain di TKP Renon, pelaku juga menggasak barang curian seperti yang disebutkan dalam deretan BB yang ditemukan petugas di kostannya. BB tersebut rupanya hasil curian di 3 TKP lainnya.  Pria yang beristri tiga ini menurut pengakuannya melakukan aksi pencurian untuk menghidupi ketiga istrinya.
“Betul, pengakuan tersangka mencuri untuk biayai hidup tiga istrinya,” ungkap Kanit.
Atas aksi kejahatannya, tersangka dijerat Pasal 363 KUHP dengan  ancaman hukuman 7 tahun penjara.SIA-MB

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *