banner-website-2-x-16cm

Widgetized Section

Go to Admin » Appearance » Widgets » and move Gabfire Widget: Social into that MastheadOverlay zone

KPUD Bali Dorong Perekaman E-KTP Pemilih Dipercepat

Dewa Kade Wiarsa Raka Sandhi, Ketua KPUD Bali.

Denpasar (Metrobali.com)-

Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD)  Bali mendorong perekaman E-KTP di masing-masing kabupaten/kota di Bali agar dipercepat. Harapanya,  agar pemilih dapat dengan nyaman menggunakan hak pilihnya.

“Kewajiban KUPD adalah mendorong dan melakukan sosialisasi agar semua warga masyarakat yang berhak memilih agar terekam E-KTP,” kata Ketua KPUD Bali Dewa Kade Wiarsa Raka Sandhi di sela-sela meninjau pelaksanaan tes kesehatan pasangan calon (paslon)  peserta pilkadaBali di Wing Amerta RSUP Sanglah,  Denpasar,  Rabu (10/1/2018).

Salah satu syarat mencoblos calon kepala daerah dalam pemilihan kepala daerah (pemilukada) serentak 27 Juni 2018 bagi warga yang terdaftar sebagai DPT (Daftar Pemilih Tetap)  adalah pemilih telah memiliki E-KTP atau minimal sudah melakukan perekaman E-KTP. Namun fakta di lapangan menunjukkan bahwa belum semua calon pemilih mengantongi E-KTP.

Bahkan perekaman E-KTP juga belum sepenuhnya rampung. Di masing-masing kabupaten/kota di Bali masih ditemukan belasan hingga puluhan ribu warga yang belum melakukan perekaman E-KTP.  Permasalahan lainnya,  ketersediaan blangko pendaftaran E-KTP juga masih terbatas.  Akibatnya,  warga yang sudah melakukan  perekaman belum bisa mendapatkan E-KTP dan harus menunggu hingga berbulan-bulan.

Menyikapi berbagai permasalahan dan kondisi tersebut, Raka Sandhi mengakui KPUD Bali telah melakukan koordinasi intensif dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil)  Kabupaten/Kota maupun Provinsi Bali agar perekaman E-KTP tersebut gencar disosialisasikan ke masyarakat dan prosesnya dipercepat. Namun ditegakkan bahwa kewenangan untuk menerbitkan E-KTP ada di pemerintah dalam hal ini Disdukcapil bukan  di KPUD Bali.  Sehingga pihaknya sifatnya hanya mendorong dan membantu sosialisasi.

“KPUD Bali sudah beberapa kali melakukan rapat koordinasi dengan Disdukcapilprovinsi maupun kabupaten/kota. Sosialisasi juga sudah dilakukan di masing-masing kabupaten. Jika ada yang belum melakukan perekaman E-KTP, kami upayakan membantu sosialisasikan karena waktunya masih cukup,”terangRaka Sandhi.

Menurut UU, lanjutnya, pemilih menggunakan hak pilihnya menggunakan E-KTP. “Tapi jika belum mempunyai E-KTP, masih memungkinkan menggunakan surat keterangan yang diterbitkan Disdukcapil,” pungkas Raka Sandhi.  WID-MB

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *