banner-website-2-x-16cm

Widgetized Section

Go to Admin » Appearance » Widgets » and move Gabfire Widget: Social into that MastheadOverlay zone

Diduga Korlap Ormas, di Tetapkan Sebagai Tersangka Kasus Penganiayaan Polisi

Sat Reskrim Polres Klungkung kembali mengamankan salah satu pelaku penganiayaan terhadap korban Aiptu Ketut Sulendra.
Klungkung ( Metrobali.com )-

Polres Klungkung dibawah pimpinan Kasat Reskrim AKP. Made Agus Dwi Wirawan. kembali mengamankan salah satu pelaku penganiayaan terhadap korban Aiptu Ketut Sulendra, jadi tersangka pelaku penganiayaana tersebut menjadi dua orang.

Hal tersebut dibenarkan Kasat Reskrim, seijin Kapolres Klungkung AKBP. Bambang Tertianto, SiK. CFE. dimapolres Klungkung, Selasa (9/1/2018).

Dikatakan Wirawan, bahwa pada hari Senin (8/1/2017) sekitar pukul 21.00 wita, sat Reskrim Polres Klungkung kembali mengamankan salah satu pelaku penganiayaan yaitu tersangka I Ketut Dana alias Dampal (43) alamat Tulang Nyuh, Desa Selat, Kecamatan Klungkung, Kabupaten Klungkung, Tersangka ini juga merupakan korlap salah satu ormas yang ada di kabupaten Klungkung.

Sebelumnya, Sat reskrim Polres Klungkung juga telah mengamankan terlebih dahulu Tersangka I Gede Budiarta alias lempog (38) alamat Banjar Tulang Nyuh, Desa Selatm, Kecamatan / Kabupaten Klungkung, Sabtu (7/1) pukul 01.30 wita.

Menurut Kasat Reskrim Polres Klungkung saat ini sudah dua orang pelaku penganiayaan terhadap korban Ketut Sulendra yang ditangkap dan keduanya diamankan di mapolres Klungkung.

Terhadap Tersangka I Ketut Dana alias Dampal ditangkap dirumahnya, tampa perlawanan, yaitu pada hari senin, (8/1/ 2018) sekitar pukul 21.00 wita.

Kasat Reskrim menjelaskan kejadian bermula saat  pelaku yg minum minuman keras di sebuah café di Wilayah Jumpai, kemudian sedikit mabuk sehingga pelaku berbuat ulah dengan menantang pemilik cafe lompang untuk berkelahi, tetapi di redakan oleh korban.

Korban berinisiatif menenangkan pelaku, pada saat menenangkan pelaku merasa tidak terima dan mengejar korban menggunakan celurit, sampai di jalan raya depan Cafe lompang sambil mengayunkan celuritnnya. Pada saat tersebut  siku kiri korban terkena sabetan celurit dan mengakibatkan terluka serta sambari terus mengejar korban kearah selatan.

Kini kedua tersangka dengan barang buktinya kini ditahan di Mapolres Klungkung untuk proses lebih lanjut

Atas perbuatannya tersebut kedua tersangka disangkakan telah melanggar pasal 170 KUHP, dengan ancaman hokum 9 tahun penjara,  atau pasal 351 KUHP dengan ancaman 5 tahun penjara. SUS-MB 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *