banner-website-2-x-16cm

Widgetized Section

Go to Admin » Appearance » Widgets » and move Gabfire Widget: Social into that MastheadOverlay zone

Mobil Nyungsep ke Jurang

 

Mobil Nyungsep ke Jurang

Buleleng, (Metrobali.com)-

Kondisi jalan Bali Utara menuju Bali Selatan harus dilalui secara hati-hati, mengingat sering terjadi peristiwa laka lantas. Baik berkendaraan melalui jalur timur Kubutambahan- Kintamani, jalur tengah Singaraja-Pancasari maupun jalur barat Seririt- Pupuan dan Seririt Pancasari.

Terhadap seringnya terjadi laka lantas ini, pihak aparat terkait baik Dishub maupun kepolisian telah memasang rambu maupun peringatan lainnya. Namun tetap saja laka lantas terjadi.

Seperti yang terjadi pada Sabtu (6/1) sekitar pukul 20.00 Wita, mobil Taft DK 662 GT dikemudikan Perbekel Desa Pakisan, Nyoman Wijasa nyungsep ke jurang di Desa Bontihing, Kecamatan Kubutambahan.

Begitu juga yang terjadi pada Minggu (7/1) sekitar pukul 23.30 wita kembali terjadi mobil jatuh kejurang dengan kedalaman 50 meter di Km 17-18 Dusun Wirabhuana, Desa Gitgit, Kecamatan Sukasada yang dialami mobil Honda Civic DK 252 VZ.

Kasubag Humas Polres Buleleng, AKP. Nyoman Suartika seijin Kpolres Buleleng AKBP Suratno pada Senin (8/1) mengatakan kondisi jalan yang banyak tikungan tajam serta adanya musim hujan, kerap adanya laka lantas. Apalagi ditambah dengan pengemudiya dalam kondisi mengantuk. “Keterangan para saksi, diduga pengemudi mengantuk, sehingga lepas kendali mengemudikan mobilnya” ujarnya

Menurutnya patut disyukuri, kendatipun mobil jatuh kejurang dengan kedalaman sekitar 50 meter, dan kondisi mobil ringsek, tidak menimbulkan korban jiwa.

“Pengemudinya hanya luka lecet. Dan ini murni kecelakaan tunggal atau out of control (OC)” terang Suartika.

Iapun mengingatkan bagi pengendara mobil maupun sepeda motor agar lebih berhati-hati dijalan, apalagi dalam kondisi mengantuk. Karena hal ini sering menimbulkan kecelakaan. GS-MB

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *