banner-website-2-x-16cm

Widgetized Section

Go to Admin » Appearance » Widgets » and move Gabfire Widget: Social into that MastheadOverlay zone

Anggota Polisi di Sabet Celurit, Tersangka Diduga Oknum Anggota Ormas

Tersangka Diduga Oknum Anggota Ormas

Klungkung ( Metrobali.com )-

Seorang anggota Polisi, I Ketut Sulendra (45) menjadi sasaran penganiayaan orang yang membuat keributan di depan Cafe Lompang, Desa Gelgel, Klungkung, Sabtu (6/1/2018) tengah malam.
Kapolres Klungkung,  AKBP Bambang Tertianto, SiK. CEF, dikonfirmasi pada Minggu (7/1) sore, membenarkan kejadian tersebut, dimana anggotanya atas nama I Ketut Sulendra saat melerai perkelaian di Cafe Lompang menjadi korban penganiayaan oleh tersangka I Gede Budiarta (38) alias Lempog alamat Banjar Tulang Nyuh, Desa Selat Klungkung. Akibatnya Sulendra mengalami dua luka robek terbuka pada tangan kiri terkena sabetan celurit, bahkan dada kiri korban ikut terluka.
Kini Budiarta alias Lempog yang diduga oknum anggota ormas yang ada, resmi dilaporkan ke polisi setelah kejadian yang dialami korban oleh pelapor I Ketut Muliarta (41) alamat Jalan Jempiring Gang IX No 3 Kelurahan Semarapura Klod, Klungkung.
 
“Korbannya anggota Polres Klungkung, Aiptu I Ketut Sulendra. Tersangka yang diduga oknum anggota ormas saat ini masih diperiksa dan tetap akan diproses sesuai dengan hukun yang berlaku,” ungkap Tertianto kepada Metrobali.com, Minggu (7/1/2017) sekira pukul 15.45 Wita. 
 
Inseden yang terjadi depan Cafe Lompang, Sabtu (6/1/2018) tengah malam itu bermula dari pertengkaran diantara kasir atau pemilik cafe dengan tersangka.
 
Kemudian, seperti yang dilaporkan saksi pelapor Muliarta, korban yang mendapat laporan datang berusaha melerai pertengkaran itu dan meminta yang terlibat pertengkaran dalam cafe untuk keluar. 
 
Sesampai di luar Cafe, korban dan terlapor sempat terjadi insiden namun korban tidak terima dan kembali masuk ke cafe, tiba-tiba terlapor kembali keluar sembari membawa senjata tajam celurit yang langsung menyerang. Korban tidak menyangka kalau terlapor datang menyerang dikira membawa kayu balok ternyata yang digunakan senjata tajam celurit dan mengenai tangan kiri korban. 
 
Merasa tangan terluka korban lari  menyelamat diri menuju arah selatan dan langsung menghubungi Polres Klungkung. 
 
“Karena mengalami luka yang cukup serius, korban kita bawa ke rumah sakit bhayangkara yang ada di jalan trijata denpasar,” jelas Tertianto. 
 
Dikatakan Tertianto, ada dua luka terbuka yang dialami korban pada siku tangan kiri dan hasil ronggen menunjukan tulang siku korban retak akibat sabetan celurit bahkan dada kiri korban ada luka.
 
“Jadi pelaku sudah kita amankan dan masih diperiksa penyidik,” kata Tertianto.  SUS-MB

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *