banner-website-2-x-16cm

Widgetized Section

Go to Admin » Appearance » Widgets » and move Gabfire Widget: Social into that MastheadOverlay zone

Simulasi Pengamanan Pilkada, Water Canon Bubarkan Aksi Massa

Simulasi Sispam, Water Canon semprotkan air untuk bubarkan massa.
Jembrana (Metrobali.com)-
Kepolisian Resor Jembrana, Minggu (7/1) menggelar simulasi Sistem Pengamanan (Sispam) Kota dalam rangka Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Bali 2018.
Dalam simulasi tersebut di skenariokan kantor KPU Jembrana diserbu massa dari pasangan calon (Paslon) kalah, Partai Melati.
Pilkada Bali 2018 dalam skenario tersebut diikuti dua paslon yakni yang diusung Partai Mawar dan Partai Melati.
Massa yang datang ke KPU dalam orasinya menolak Pleno penghitungan surat suara dan menuntut agar KPU dibubarkan. Sambil membawa poster mereka juga membakar ban bekas sebagai bentuk protes.
Menghadapi lautan massa yang semakin anarkis, pengamanan oleh personil dari Polsek Kota Negara kemudian ditarik dan diganti personil Dalmas Polres Jembrana.
Massa akhirnya dapat dibubarkan setelah kendaraan water canon penyemprotkan air dan personil Dalmas menembakan gas air mata.
Dua orang provokator dari pendukung paslon yang kalah diamankan di Polres Jembrana untuk dimintai keterangan.
Simulasi Sispam Kota Pilkada Bali 2018 di halaman GOR Kresna Jvara Jembrana diperagakan oleh anggota dari Polres Jembrana.
Bahkan, saat simulasi tesrbut Kapolres Jembrana AKBP Priyanto Priyo Hutomo terjun langsung dan ikut berbaur bersama anggota Dalmas.
Hadir saat simulasi Sispam tersebut, Bupati Jembrana I Putu Artha, Dandim 1617/Jembrana Letkol Djefri Marsono Hanok, Perwakilan Kejari Jembrana, anggota DPRD Jembrana, Komisioner KPU, Ketua Panwaslu Jembrana dan perwakilan partai politik (Parpol).
Kapolres Jembrana AKBP Priyanto Priyo Hutomo mengatakan Simulasi tersebut sebagai wujud kesiapan Polres Jembrana dalam pengamanan Pilkada Bali 2018.
Melalui simulasi lanjut Kapolres Priyanto anggota akan mengetahui kondisi dilapangan.
“Saya harap apa yang kita simulasikan tidak terjadi dilapangan” ujarnya.
Kapolres Priyanto menambahkan dalam pengamanan Pilkada Bali 2018 pihaknya akan menerjunkan 2/3 dari kekuatan yang dimiliki sekitar 600 hingga 700 personil. MT-MB

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *