banner-website-2-x-16cm

Widgetized Section

Go to Admin » Appearance » Widgets » and move Gabfire Widget: Social into that MastheadOverlay zone

Ratusan Juta Rupiah Raib, Nasabah LPD Bangkang Desa Baktiseraga Mesadu Ke Mapolres Buleleng

Selasa (2/1) para nasabah yang didampingi Kelian Desa Pakraman Bangkang Gede Gelgel, akhirnya mendatangi dan melaporkannya ke Mapolres Buleleng/MB

Buleleng, (Metrobali.com) –
Pimpinan LPD Bangkang, Desa Baktiseraga, Kecamatan/Kabupaten  Buleleng I Gusti Bagus Ngurah Wibawa hingga kini tidak jelas juntrungannya diduga kabur. Dengan kondisi ini, para nasabah menjadi resah. Pasalnya uang yang selama ini ditabungkan mencapai ratusan juta rupiah di LPD tersebut tidak ada atau raib. Menyikapi hal ini, pada Selasa (2/1) para nasabah yang didampingi Kelian Desa Pakraman Bangkang Gede Gelgel, akhirnya mendatangi dan melaporkannya ke Mapolres Buleleng.
Saat diwawancarai wartawan di Mapolres Buleleng, salah satu nasabah LPD Bangkang Kadek Wartini (42) warga Dusun Tista, Desa Baktiseraga mengaku bahwa dirinya itu mengetahui kalau pimpinan LPD Bangkang telah kabur pada bulan Nopember 2017 lalu.”Saya mengetahui pimpinan LPD kabur, pada saat akan menabung  pada Nopember 2017 lalu. Saat itu, saya diberitahukan oleh petugas di LPD agar jangan dulu menabung, karena pimpinan LPD kabur. Mendapat informasi seperti itu, saya menjadi kaget, karena saya memiliki tabungan sebesar Rp 77 juta di LPD Bangkang” ungkapnya.
Lebih lanjut ia mengatakan setelah mendapat informasi pimpinan LPD kabur, selanjutnya bersama warga lainnya melaporkannya ke Perbekel Desa Baktiseraga, Gusti Putu Armada. Perbekel berusaha meredam emosi para nasabah dan menyarankan agar tetap bersabar, sambil menunggu hasil paruman desa.”Dari hasil paruman desa, disepakati persoalan di LPD Bangkang dilaporkan ke Mapolres Buleleng” terang Wartini.
Sementara itu, Kelian Desa Pakraman Bangkang, Gede Gelgel mengaku selama ini, dirinya itu sudah berusaha mencari pimpinan LPD, namun tidak bisa diketemukan, begitu juga melalui selulernya. Menurutnya, persoalan dugaan penyelewengan dana nasabah ini diperkirakan sudah sejak lama.”Sebelumnya, saya sempat meminta laporan pertanggung jawaban. Namun tidak pernah ditanggapi oleh pimpinan LPD I Gusti Bagus Ngurah Wibawa” ujarnya.”Sejak LPD dipimpin I Gusti Bagus Ngurah Wibawa, keadaan LPD menjadi bermasalah. Malahan sekarang LPD sudah tidak beroperasi alias tutup. Dan dugaan dana yang diselewengkan sebesar Rp 807 juta,” tandas Gede Gelgel.
Kasat Reskrim Polres Buleleng, AKP Mikael Hutabarat seijin Kapolres Buleleng AKBP Suratno mengatakan pihaknya akan menindak lanjuti, dengan terlebih dahulu turun kelapangan untuk mencari data berupa dokumen sebagai bahan penyelidikan.”Kehadiran para nasabah ini, untuk sementara hanya sebatas konsultasi dan kami sarankan agar membuat surat pengaduan” pungkasnya. GS-MB

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *