banner-website-2-x-16cm

Widgetized Section

Go to Admin » Appearance » Widgets » and move Gabfire Widget: Social into that MastheadOverlay zone

Kembang Api Meledak Ditangan, Ujung Jari Tengah Tangan Kanan Putus

Korban ledakan kembang api Putu Dani (45) warga Dusun Kelod, Desa Busungbiu, Kabupaten Buleleng, hingga kini masih dirawat secara intensif di ruang Kamboja RSUD Buleleng/MB

Buleleng, (Metrobali.com) –
Korban ledakan kembang api Putu Dani (45) warga Dusun Kelod, Desa Busungbiu, Kabupaten Buleleng, hingga kini masih dirawat secara intensif di ruang Kamboja RSUD Buleleng. Bagaimana tidak, pasalnya ujung jari tangan sebelah kanan putus akibat kembang api yang diletuskan meledak ditangan pada saat perayaan tutup Tahun 2017, Minggu (31/12) sekitar pukul 24.00 Wita.
Kronologis peristiwa, berawal dari pada Minggu sore (31/12), anak korban bernama Kadek Agus Muliana (17) membeli kembang api seharga Rp 50 ribu. Kembang api ini direncanakan akan diletuskan pada pukul 22.00 Wita. Namun rencana itu dianulir oleh korban Putu Dani dan meminta agar diletuskan pada pukul 00.00 Wita.
Selanjutnya seiring berjalannya waktu, sekitar pukul 24.00 Wita, korban Putu Dani mulai menyalakan kembang api dengan korek api. Terlebih dahulu, kembang api itu dipegang dengan tangan kanannya dan mengarahkan ke atas. Pada letusan pertama dan meledak diudara terdengar cukup nyaring, menyusul ledakan ke dua hingga ledakan ketujuh berjalan dengan lancar. Namun, pada letusan yang kedelapan, bukannya meledak diudara, malahan justru meledak di tangan korban Dani. Tak pelak, saat itu juga terdengar lolongan kesakitan dari mulut Dani yang mengagetkan istrinya Kadek Saini (40), karena tampak dilihat jari tangan suaminya mengeluarkan darah. Dan saat itu juga dilarikan ke RSUD Buleleng.
“Saat itu, saya melihat, ujung jari tengah tangan kanan suami saya putus, ujung jari telunjuk kukunya hilang, dan juga telapak tangannya mengalami luka yang parah” tutur Kadek Saini.”Melihat kondisi suami saya itu, secepatnya saya bawa ke Puskesmas Busungbiu dengan diantar saudara ipar ,enggunakan sepeda motor sebelum dirujuk ke RSUD Buleleng,” ujarnya menambahkan saat ditemui di RSUD Buleleng, Senin (1/1).
Lantaran lukanya cukup parah, pada Senin (1/1) pukul 10.00 Wita pagi, korban menjalani operasi hingga pukul 11.30 Wita siang yang ditangani dokter Spesialis Bedah Ortopedi, dr Ekanova. GS-MB

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *