banner-website-2-x-16cm

Widgetized Section

Go to Admin » Appearance » Widgets » and move Gabfire Widget: Social into that MastheadOverlay zone

Ketua STIKOM Bali : Smart City Dorong Lahirnya Startup di Denpasar

IMG-20171207-WA0020

Ketua STIKOM Bali Dadang Hermawan/MB

Denpasar, (Metrobali.com)-

Smart city yang dicanangkan Pemerintah Kota Denpasar bisa menjadi ruang dan ekositem yang positif bagi berkembangnya usaha rintisan atau startup berbasis teknologi. Penyelesaian permasalahan kota dan masyarakat dengan bantuan teknologi bisa menjanjikan peluang bisnis jika digarap dengan serius.

 

“Implementasi smart city sebagai upaya menyelesaikan permasalahan kota dengan cerdas melalui bantuan teknologi dan keterlibatan aktif semua stakeholder dapat mendorong lahirnya usaha rintisan atau startup teknologi di Kota Denpasar,” kata Ketua STIKOM Bali Dadang Hermawan Kamis (7/12) di Denpasar.

 

Ia mencontohkan misalnya permasalahan pemasaran produk UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah) bisa diatasi dengan bantuan teknologi. Salah satunya adalah mendorong mereka berjualan secara online dan menyediakan platform e-commerce (perdagangan elektronik). Kemudian platform e-commerce tersebut bisa dikembangkan oleh para pelaku usaha startup.

 

Hal tersebut sudah mampu dilirik oleh  alumni STIKOM Bali dengan mendirikan startup dan menghadirkan aplikasi e-commerce Buka Loka yang menjadi wadah pemasaran produk secara online bagi pelaku UMKM di Bali. “Buka Loka ini sekarang sudah menjadi platform e-commerce di Bali yang penggunanya cukup banyak dan bahkan terus dikembangkan dengan berbagai layanan lainnya,”kata Dadang.

 

Penerapan konsep smart city di Denpasar juga mendorong semakin banyak penggiat dan komunitas IT, developer aplikasi serta pelaku startup untuk mengembangkan berbagai aplikasi berbasis teknologi digital untuk menyelesaikan berbagai permasalahan kota dan mengarap potensi ekonomi yang ada termasuk di bidang pariwisata. Dadang mencontohkan dalam hal transportasi bagi wisatawan, Buka Loka mengembangkan teknologi dan aplikasi semacam pemesanan driver pariwisata dan paket tour secara online dan mobile.

 

Para wisatawan yang mengunjungi Bali termasuk Denpasar bisa menggunakan aplikasi tersebut untuk memilih destinasi wisata yang akan dikunjungi dan para driver (sopir) termasuk memilih mobil yang akan mengantarkan mereka ke objek wisata. “Aplikasi ini merupakan inovasi yang dilakukan anak-anak alumni STIKOM Bali yang tergabung di Buka Loka. Mungkin ke depan, aplikasi ini akan bisa menggerus perusahaan tour travel yang masih berjualan secara offline,” pungkas Dadang. WID-MB

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *