banner-website-2-x-16cm

Widgetized Section

Go to Admin » Appearance » Widgets » and move Gabfire Widget: Social into that MastheadOverlay zone

Sidang Praperadilan Tukad Mati Hadirkan Saksi Ahli dari Unhas dan Unud

 Saksi ahli Johanes

Denpasar (Metrobali.com)-

Sidang lanjutan praperadilan Wayan Seraman, tersangka kasus dugaan proyek pembangunan senderan Tukad Mati, Legian, berlangusng pada Senin (13/11) di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar.
Dalam sidang ini dihadirkan keterangan dari saksi ahli yakni Prof Sukri dari Universitas Hasanudin Makasar, dan Gede Adi Guna dari Unud.
Sidang yang dipimpin oleh Ketua Majelis Hakim Enjeliki ini mengagendakan keterangan dari saksi ahli. Prof Sukri menyampaikan dalam menetapkan tersangka harus punya dua alat bukti yang cukup.
Menurutnya, dalam pasal itu tidak dijelaskan. Selain itu, kerugian negara ditentukan BPK dan BPKP, setelah ada temuan yang mengandung unsur kerugian negara, kemudian masuk dalam bukti permulaan, khusus tindak pidana korupsi , kerugian negara harus ada.
Ahli Administrasi dari Unud  Prof Johanes, menjelaskan kewenangan melekat pada jabatan yang brwenang melakukan audit adalah BPK. Sidang berahir pada pukul 17.10 wita, dan akan dilanjutkan pada Selasa dengan agenda pemeriksaan saksi dari termohon. RED-MB

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *