banner-website-2-x-16cm

Widgetized Section

Go to Admin » Appearance » Widgets » and move Gabfire Widget: Social into that MastheadOverlay zone

Panitia Pemilihan Kecamatan dan Panitia Pemungutan Suara Klungkung Dilantik 

Panitia Pemilihan Kecamatan dan Panitia Pemungutan Suara Klungkung

 Klungkung (Metrobali.com)-

Pemilihan umum merupakan sarana pelaksanaan kedaulatan rakyat yang diselenggarakan secara langsung  dengan berdasrkan perilaku yang jujur dan adil di dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia. Hal demikian disampaikan Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta saat menghadiri acara Pelantikan Pengucapan Sumpah/Janji Anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PKK)  dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) dalam rangka pemilihan Gubernur Bali dan Wakil Gubernur Bali serta Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Klungkung tahun 2018. Acara ini berlangsung di Balai Budaya Dewa Agung Istri Kania, Kabupaten Klungkung, Senin (6/11/2017).

Pada kesempatan tersebut, Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta menyampaikan terkait dengan Pilgub Bali dan Pilbub Klungkung yang akan dilaksanakan tahun 2018 mendatang kepada  suluruh anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PKK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) ini agar saling berkoordinasi dengan baik, sehingga nantinya Pilgub Bali dan Pilbub Klungkung bisa berjalan dengan baik. “Koordinasi antara seluruh anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PKK) maupun Panitia Pemungutan Suara (PPS) harus teralin dengan sebaik-baiknya”, Ujarnya.

Lebih lanjut, Bupati Suwirta juga menambahkan yang paling utama diperhatikan yakni  penampilan dari segi kerapian dan kebersihan seluruh anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PKK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) ini harus selalu dijaga dengan baik. Selain itu, untuk melaksanakan tugas ini harus bisa menjaga pola berbicara/public speaking, sehingga nantinya mampu menghasilkan yang terbaik. Ajak seluruh masyarakat utamanya anak muda untuk ikut proses demokrasi dengan baik. “Bekerjalah secara tulus ikhas, intens dan independen”, harap Bupati Suwirta.

Sementara itu, sambutan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Bali I  Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi yang dibacakan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Klungkung I Made Kariada menyampaikan pembentukan PKK dan PPS telah diatur dalam undang-undang nomor 10 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas undang-undang nomor  1 tahun 2015 tentang penetapan peraturan pemerintahan penganti undang-undang nomor  1 tahun 2014 tentang pemilihan Gubernur, Bupati dan Walikota menjadi undang-undang. Adapun pedoman penyusunan tata kerja PKK dan PPS telah diatur dalam PKPU nomor  12 tahun 2017 tentang perubahan atas peraturan komisi pemilihan umum nomor 3 tahun 2015 tentang Tata Kerja Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Komisi Independen dalam penyelenggaraan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur serta Bupati dan Wakil Bupati.

Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Bali dan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Klungkung dilaksanakan secara langsung agar masyarakat dapat memilih pemimpin yang mampumembawa Bali lebih baik kedepannya dan dapat melaksanakan nilai-nilai kepemimpinan Asta Brata. Hal ini dimaksud agar hal-hal akan dilaksanakan bisa berjalan dengan baik, sehingga dapat mensukseskan Pilgub dan Pibub Klungkung tahun 2018. Anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PKK)  dari 3 Kecamatan kecuali Nusa Penida diikuti sebanyak 129 orang dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) diikuti sebanyak 15 orang  “Semoga Pilgub dan Pilbub Klungkung tahun 2018 bisa berjalan dengan aman dan baik”, harapnya. PR-MB 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *