banner-website-2-x-16cm

Widgetized Section

Go to Admin » Appearance » Widgets » and move Gabfire Widget: Social into that MastheadOverlay zone

Pengurus Cabang Taekwondo Denpasar Gelar Muscab

Pengurus Baru Taekwondo Denpasar
Poto bersama jajaran Pengurus Cabang Taekwondo Denpasar untuk masa bakti 2017-2021 pada Minggu (29/10) di Padepokan Sandhi Murti di Jalan Tukad Citarum Denpasar.

     Denpasar, (Metrobali.com)-

Pengurus Cabang Taekwondo Kota Denpasar, Bali, telah menyelenggarakan musyawarah cabang sesuai dengan anggaran dasar dan rumah tangga (AD/ART), karena kepengurusan tersebut telah berakhir pada Agustus lalu.
“Kami telah menyelenggarakan Musyawarah Cabang (Muscab) Pengurus Cabang Olahraga Taekwondo Denpasar untuk masa bakti 2017-2021 pada Minggu (29/10) di Padepokan Sandhi Murti di Jalan Tukad Citarum Denpasar,” kata Ketua Harian Pengurus Cabang Taekwondo Denpasar, Gusti Lanang Sudiana kepada pers, di Denpasar, Sabtu (4/11).
Ia mengatakan dalam musyawarah cabang yang dihadiri 17 dojan dari 31 dojan di Denpasar berjalan sesuai dengan aturan yang tertulis dalam AD/ART.
“Pada acara Muscab Taekwondo tersebut dihadiri juga oleh Sekretaris Umum Komoite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Denpasar Made Erwin Suryadarma Sena dan sejumlah undangan lainnya,” ucapnya.
Lanang Sudiana mengatakan dalam proses pemilihan pengurus cabang olahraga Taekwondo Denpasar, terpilih secara aklamasi sebagai ketua umum Anak Agung Suryawan Wiranatha, didampingi sekretaris umum Sugeng Kariono dan bendahara Ni Nengah Sari serta dilengkapi bidang-bidang lainnya.
Selain itu juga, kata dia, kepengurusan Cabang Olahraga Taekwondo Denpasar juga dilengkapi penasehat, antara lain I Gusti Ngurah Harta.
Menurut Ngurah Harta cabang olahraga taekwondo menjadi favorit di kalangan generasi muda, maka dari itu berharap kegiatan untuk berlatih agar terus ditingkatkan ke depannya.
“Bali, khususnya Kota Denpasar memiliki banyak atlet berprestasi olahraga taekwondo, oleh karena itu kami mendukung kegiatan berlatih secara berkelanjutan. Dengan banyaknya atlet berprestasi diharapkan akan memperkuatan kontingen Denpasar dalam setiap kejuaraan olahraga tersebut,” ujarnya.
Ia berharap para atlet harus disiplin berlatih, karena pengurus taekwondo akan selalu memperhatikan keseriusan para atlet berlatih dalam meraih prestasi yang lebih baik.
“Tugas atlet adalah berlatih secara berkelanjutan. Kami sebagai pengurus akan terus memberi perhatian dan dorongan (support) semua atlet tersebut. Kami juga minta kepada semua pihak untuk selalu menjunjung tinggi sportivitas, dan menjauhkan kepentingan pribadi dan golongan tertentu,” ucap penih sepuh perguruan tenaga dalam Sandhi Murthi itu.
Ngurah Harta mengatakan jika menjunjung tinggi semboyan olahraga, yakni sportivitas dan kebersamaan, maka tidak ada jurang pemisah antara atlet dengan pengurus cabang olahraga. Artinya saling mendukung dan memberi semangat untuk memajukan olahraga.
“Kebersamaan sangat penting dalam olahraga, antara pengurus dengan atlet. Jika ada perbedaan pendapat dalam sebuah organisasi (pengurus) adalah wajar, tapi jangan sampai mengorbankan pengurus lain dan atlet itu sendiri. Mari kita saling instrospeksi diri demi kemajuan olahraga taekwondo. Berani masuk dalam jajaran pengurus, itu artinya siap untuk berkorban dan menjadi orang bijak dalam menentukan aturan,” katanya.
Ngurah Harta juga mengkritisi AD/ART Taekwondo tersebut, sebab dalam beberapa pasalnya ada suatu kelemahan jika terjadi permasalahan di daerah. Sebab peran dari Pengurus Besar Taekwondo tidak mampu menyelesaikan permasalahan tersebut, justru menjadi bumerang dalam mengambil kebijakan.
“Saya mengkritisi terkait AD/ART tersebut, jika dicermati masih banyak ada kelemahan, bahkan jika ada permasalahan pengurus dengan atlet di daerah, maka PB Taekwondo tidak bisa serta merta memutuskan. Karena itu ke depan harus dilakukan revisi,” katanya. KS-MB

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *