banner-website-2-x-16cm

Widgetized Section

Go to Admin » Appearance » Widgets » and move Gabfire Widget: Social into that MastheadOverlay zone

Wabup Sanjaya Jadi Pembicara Kegiatan Pengabdian Masyarakat Universitas Warmadewa

1ab - Copy

Wakil Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya menjadi pembicara dalam kegiatan pengabdian masyarakat yang diselenggarakan Universitas Warmadewa, Jumat (27/10) di Kantor Desa Timpag, Kecamatan Kerambitan, Tabanan/MB

 
Tabanan, (Metrobali.com) –
 
Wakil Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya menjadi pembicara dalam kegiatan pengabdian masyarakat yang diselenggarakan Universitas Warmadewa, Jumat (27/10) di Kantor Desa Timpag, Kecamatan Kerambitan, Tabanan. Kegiatan Pengabdian Masyarakat yang Mengambil tema ‘Peningkatan Kapasitas Aparatur Desa Melalui Pelatihan Manajemen Kelembagaan Desa Bagi Sekretaris dan Perangkat Desa Guna Pemberian Pelayanan Prima Kepada Masyarakat dan Mengelola Potensi Desa’ tersebut diikuti 150 mahasiswa dan mahasiswi Universitas Warmadewa Denpasar yang berasal dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik.
Wabub Sanjaya mengungkapkan, di bidang pertanian sendiri Tabanan dikenal sebagai ikon lumbung beras Bali. Ini yang selalu dipertahankan oleh Pemerintah Kabupaten Tabanan. Dengan pertanian itu dikembangkan menjadi Pertanian yang berbasis pariwisata, yang  dapat mendatangkan keuntungan untuk mensejahterakan masyarakat.
“Hampir 75 persen daerah di Tabanan berbasis pertanian. Di Desa Timpag sendiri sangat terkenal dengan sistem pertaniannya yang sangat membanggakan. Pemkab Tabanan dalam RPJMD Semesta Berencana ini membuat konsep Pola Pembangunan Nasional Semesta Berencana yakni bagaimana membuat Tabanan menjadi sejahtera aman dan berprestasi dari tingkat desa hingga atas. Salah satunya kebijakannya adalah dengan membangun desa-desa wisata,” jelasnya.
Dikatakannya saat ini dari 133 Desa telah ada sekitar 57 desa wisata yang sangat berkembang di Tabanan. Namun Pemkab Tabanan tetap menjaga basic pertanian tersebut.
“Kami tetap menjaga basic pertanian ini, dan bagaimana pertanian dikelola dengan nuansa pariwisata seperti Desa Wisata Jatiluwih, Desa Wisata Pinge, dan lain-lain. Apapun yang kita kelola kita di desa itu jadikan add value atau nilai tambah buat pertanian. Pertanian tetap kita pertahankan, kita juga tetap mendapatkan keuntungan. ” ungkapnya.
Ditambahkannya Kabupaten Tabanan juga terus mendorong sektor pertanian melalui Bumdes. Melalui Bumdes pemerintah memberikan modal dan pelatihan wirausaha kepada masyarakat khususnya petani, karena profesi mayoritas Tabanan adalah petani.
“Bumdes juga menjadi jembatan antara masyarakat dengan BUMD sehingga masyarakat dapat menghasilkan produk yang berkualitas disertai dengan pemasaran yang baik. Dengan Bumdes juga, segala potensi desa bisa dikembangkan dan dimanfaatkan dengan baik” imbuhnya.
Sementara itu Gusti Ketut W. Sukahana selaku Kepala Desa Desa Timpag mengucapkan terima kasih kepada Universitas Warmadewa karena telah melakukan kegiatan yang dapat memberikan manfaat bagi Desa Timpag. Pihaknya juga mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Tabanan karena telah memberikan kebijakan-kebijakan, dan juga dana untuk desa di Tabanan.
“Transparansi dan akuntabilitas sudah kami lakukan di desa kami. Kami berharap masukan dan saran sehingga pembangunan di desa Timpag bisa berjalan dengan baik,” ujarnya. 
 
Selain Wabup Sanjaya Acara tersebut juga turut menghadirkan pembicara  Ketua Yayasan Kesejahteraan Korpri Provinsi Bali A.A. Gede Oka Wisnumurti dan Anggota DPRD Tabanan Nyoman Wirya. Turut hadir Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Warmadewa, Camat Kerambitan dan tokoh masyarakat setempat .
Dalam acara tersebut juga dilakukan penyerahan bibit secara simbolis berupa bibit ikan dan bibit pohon, serta dilakukan sesi diskusi dan foto bersama. Kegiatan Pengabdian Masyarakat yang digelar Universitas Warmadewa tersebut akan berlangsung selama dua hari hingga, Sabtu (28/10) mendatang. RED-MB

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *