banner-website-2-x-16cm

Widgetized Section

Go to Admin » Appearance » Widgets » and move Gabfire Widget: Social into that MastheadOverlay zone

Pelaku Curanmor Kakinya di DOR Polisi

IMG20171026110819

Aksi curanmor terjadi di Desa Kalibukbuk pada senin (23/10) dini hari yang pelakunya itu mengarah kepada Hasani. Selanjutnya pada Senin (23/10)/MB

Buleleng, (Metrobali.com) –

1 pelaku dari 3 pelaku curanmor yang beraksi diwilayah hukum Polres Buleleng berhasil ditangkap polisi dan dilumpuhkan menggunakan timah panas pada kaki bagian kanan. Malahan juga salah satu pelaku curanmor masih berusia 13 tahun. Ketiga pelaku curanmor yang ditangkap polisi itu antara lain Hasani (32) warga Desa Patas, Kecamatan Gerokgak, Buleleng, Kadek Agus Saputra (13) dan Gunawan Saputra (23) warga Desa Celukan Bawang, Kecamatan Gerokgak, Buleleng. Pelaku Hasani yang diduga kuat otak dari aksi curanmor ini, saat ditangkap polisi di Dor kakinya, lantaran berusaha melawan saat ditangkap.

Kapolres Buleleng, AKBP. Made Sukawijaya mengungkapkan bahwa kronologis penangkapan ketiga pelaku curanmor ini berawal dari adanya laporan tentang kehilangan sepeda motor di 3 tempat yang berbeda. Terkait dengan laporan curanmor ini , dengan sigap anggota Satreskrim Polres Buleleng melakukan penyelidikan. Dari hasil penyelidikan, diketahui aksi curanmor  terjadi di  Desa Kalibukbuk pada senin (23/10) dini hari yang pelakunya itu mengarah kepada Hasani. Selanjutnya pada Senin (23/10) sekitar pukul 06.00 wita pelaku Hasani ditangkap. “Hasani dan Agus Saputra (Bocah 13 tahun, red) kami tangkap di Kampung Bugis dan kami juga mengamankan barang bukti berupa sepeda motor DK 5877 VG yang merupakan hasil curian pelaku di Desa Kalibukbuk ” terangnya. “Saat mau ditangkap , pelaku Hasani sempat melawan anggota polisi. Sehingga dengan terpaksa kamipun berikan tindakan tegas dengan menembak kaki kanan Hasani. ” imbuhnya

Dengan apa yang menimpa Hasani itu , menurut Kapolres Sukawijaya  hal itu merupakan peringatan bagi pelaku curamor lainnya” Kami akan tindak tegas setiap pelaku curanmor yang beraksi di Buleleng,” ucapnya denang tegas. Kamis (26/10) di Mapolres Buleleng.

Iapun mengatakan  untuk  pelaku Agus yang  berusia 13 tahun dalam aksi curanmor  ini berperan sebagai orang yang selalu membawakan motor tersebut. Dari hasil pengembangan, ternyata ada pelaku lain yakni Gunawan Saputra. Gunawan pun ditangkap polisi, pada Kamis (26/10) sekitar pukul 02.00 wita di Kelurahan Kampung Bugis.Ia pun mengungkapkan bahwa Gunawan ini sempat mencuri motor DK 6551 UR di wilayah hukum Polsek Seririt bersama Hasani. ” Modus mereka itu mengambil motor yang kuncinya masih nyantol. ” ucap Sukawijaya .

Lebih lanjut ia mengatakan dari hasil pengembangan, ternyata ada TKP lain selain 2 TKP itu yakni, dimana Hasani sempat mencuri motor DK 5877 VG di wilayah Desa Pemuteran, pada Sabtu (21/10) lalu. “Kami saat ini masih kembangkan lagi, apa masih ada selain di 3 TKP ini. Kami masih gali keterangan mereka, apa ada kaitan mereka ini dengan aksi curanmor di tahun-tahun sebelumnya ,” ujar Sukawijaya.

Sementara pelaku Hasani mengaku, jika motor hasil curiannya itu akan dijual ke seorang penadah. Bahkan, Hasani sudah sempat membongkar body salah satu motor untuk siap dijual kerangka dan mesin motor secara terpisah. “Rencana mau dijual, tapi saya belum tahu dijual kemana sama siapa, belum sempat saya jual,” tutur pelaku Hasani.

Akibat perbuatannya ini, ketiga pelaku terancam dijerat dengan Pasal 363 ayat (1) ke 4 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan, dengan ancaman hukuman pidana 7 tahun penjara. Sedangkan, pelaku Agus yang masih bocah berusia 13 tahun, saat ini masih dalam upaya-upaya diversi, namun tidak menutup kemungkinan bocah 13 tahun itu akan tetap menjalani hukuman pidana sesuai pasal dikenakan. GS-MB

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *