banner-website-2-x-16cm

Widgetized Section

Go to Admin » Appearance » Widgets » and move Gabfire Widget: Social into that MastheadOverlay zone

Komisi II DPRD Buleleng Usulkan Kenaikan Intensif Tenaga Penyuluh

Rapat DPRD Buleleng
DPRD menggelar RDP dengan menghadirkan Kepala Dinas Pertanian Buleleng Nyoman Swatantra dan Kepala Dinas Perhubungan Buleleng Gede Gunawan AP.
Buleleng, (Metrobali.com)-
Sinergitas lembaga legeslative dan eksekutive di Kabupaten Buleleng untuk bersama-sama membangun Buleleng lebih baik lagi terlihat cukup baik. Terbukti melalui ajang Rapat Dengar Pendapat (RDP), pihak DPRD Buleleng berusaha menggali program di masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Seperti yang terjadi pada Kamis (12/10) diruang Komisi II DPRD Buleleng, pihak DPRD menggelar RDP dengan menghadirkan Kepala Dinas Pertanian Buleleng Nyoman Swatantra dan Kepala Dinas Perhubungan Buleleng Gede Gunawan AP.
Ketua Komisi II DPRD Buleleng Putu Mangku Budiasa pada kesempatan itu mengatakan bahwa digelarnya RDP ini, untuk untuk mengetahui capaian program yang sudah dijalankan maupun yang akan dijalankan. Disampingitu pula untuk mengetahui kendala-kendala yang dihadapi dalam menjalankan program-program kerja yang sudah dirancang bersama itu.”Sesuai kewenangan kami di dewan, kami berhak mengetahui program di Tahun 2017 maupun program kerja di tahun 2018. Capaian program maupun rencana program selanjutnya” terangnya.
Untuk capaian program swasembada pangan, menurut Mangku Budiasa diperlukan penyelesaian kendala ditingkat petani, terutama mengenai pengairan berupa irigasi untuk lahan pertanian. Disamping itu pula dalam memberdayakan petani diperlukan tenaga penyuluh yang handal. Sehingga untuk meningkatkan kinerja tenaga penyluh ini, diharapkan ada peningkatan intensifnya. Terhadap usulan kenaikan intensif bagi tenaga penyuluh, menurut Kepala Dina Pertanian Buleleng Nyoman Swatantra pihaknya akan menindak lanjuti usulan itu, dengan terlebih dahulu melihat kemampuan keuangan.
Iapun mengungkapkan bahwa di Tahun 2018, pihaknya membutuhkan anggaran dari APBD sebesar Rp. 23.120.735. Anggaran tersebut, digunakan untuk membiayai 14 program dan 50 kegiatan. “Salah satu program kami, pengadaan alat berat untuk irigasi pertanian” ujar Swatantra.”Sedangkan untuk asuransi bagi petani padi maupun sapi, pihaknya agar terus bisa berlanjut untuk memproteksi padi maupun sapi bagi petani” pungkasnya.
Sedangkan Kepala Dinas Perhubungan Gede Gunawan AP, dalam pemaparannya mengaku bahwa Dinas Perhubungan di Tahun 2018 akan merancang anggaran sebesar Rp. 5.948.203.240. Anggaran tersebut, untuk mendanai program dan kegiatan di empat bidang. “Anggaran yang kami rancang itu, belum mengkaper semua kegiatan yang akan dilakukan. Seperti pengaspalan Terminal Seririt yang dirancang anggarannya sebesar Rp  1,2 miliar, selanjutnya  pengaspalan taman parkir pengujian kendaraan bermotor, pengadaan brake tester, pengadaan rambu-rambu lalu lintas dan pengadaan guardrail” urainya. GS-MB

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *