banner-website-2-x-16cm

Widgetized Section

Go to Admin » Appearance » Widgets » and move Gabfire Widget: Social into that MastheadOverlay zone

Pengungsi di Sanur Kehabisan Lauk Pauk

IMG_20171010_142200

Dapur pengungsi Posko Danau Tempe yang mulai kekurangan lauk pauk/MB

Sanur, (Metrobali) –

Kondisi pengungsi gunung agung yang ditampung di pos pengungsi Danau Tempe, Sanur Kauh, kini mulai kekurangan lauk pauk. Sehari hari pengungsi di sini makan nasi dengan telor dan sayuran yang ada.
Hal itu dibenarkan Perbekel Sanur Kauh, Made Ada dan ketua posko Kadek Nurasa.
Hari ini dan kemarin, kami dapat sumbangan kepala ikan 30 kg dari masyarakat, kami juga selalu mengusahakan lauk pauk dari para pengelola hotel dan restoran yang ada di daerah ini, jelas Kadek kepada Metrobali kemarin.
Selain lauk pauk semua sudah tercukupi, katanya.
Hal senada juga dilontarkan Perbekel Sanur Kauh Made Ada kemarin. Masyarakat Sanur dan sekitarnya memberikan perhatian besar terhadap nasib pengungsi Gunung Agung di sini, buktinya sampai saat ini sumbangan masyarakat terus mengalir.
“Kami bekerja sangat maksimal saling bahu membahu dengan para kepala lingkungan yang ada di sini,” jelas Made Ada.
Sore, kemarin sekitar pukul 15.00 wita, pengungsi di Danau Tempe ini mendapat kunjungan dari Wakil Bupati, Karangasem Artha Dipa. Dalam kesempatan itu, Arta Dipa berpesan agar para pengungsi makin meningkatkan kehidupan menyamabraya. Jangan saling membenci satu dengan yang lain.
Dalem kesempatan itu Artha Dipa mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Sanur Kauh yang sudah menampung para pengungsi Gunung Agung ini. Dia berharap agar Gunung Agung tidak jadi meletus.
Sampai saat ini posko pengungsi Danau Tempe menampung sekitar 200 orang. Mereka berasal dari Desa Cegi, Desa Bonyoh dan sekitarnya. WEN-MB

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *