banner-website-2-x-16cm

Widgetized Section

Go to Admin » Appearance » Widgets » and move Gabfire Widget: Social into that MastheadOverlay zone

Pemkab Buleleng Relokasi Pengungsi Antisipasi Musim Hujan Tiba

11 (21)

Mendekati musim hujan, Pemkab Buleleng mengambil kebijakan untuk melakukan relokasi pengungsi yang ada di Desa Les Kecamatan Tejakula, Jumat (6/10)/MB

Buleleng, (Metrobali.com) –

Mendekati musim hujan, Pemkab Buleleng mengambil kebijakan untuk melakukan relokasi pengungsi yang ada di Desa Les Kecamatan Tejakula, Jumat (6/10). Selama ini, Pengungsi yang menetap di Desa Les tinggal di tenda yang disediakan oleh Pemkab Buleleng. Semakin hari, pengungsi yang datang ke Desa Les semakin banyak. Hal ini menjadi perhatian khusus Pemkab Buleleng karena selain takut musim hujan datang, tempat tinggal untuk pengungsi semakin sedikit.

Seperti diketahui, semenjak status Gunung Agung menjadi awas, Kabupaten Buleleng menjadi tujuan pengungsi karena letak Kabupaten Buleleng dan Kabupaten Karangasem sangat dekat. Sehingga Pemkab Buleleng bekerja keras untuk menyediakan tempat bagi para pengungsi. Kebijakan relokasi ini diperintahkan langsung oleh Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana,ST kepada Koordinator Satgas Penanggulangan Bencana Made Arya Sukerta,SH.,MH. Untuk saat ini, ada sebanyak 1750 orang pengungsi yang tinggal posko pengungsian Desa Les Kecamatan Tejakula. Relokasi ini akan dilakukan secara bertahap.

Hal ini diungkapkan Koordinator Satgas Penanggulangan Bencana Made Arya Sukerta. Ia mengatakan  untuk hari ini target relokasi sebanyak 450 orang pengungsi. Arya Sukerta mengungkapkan, pengungsi ini akan di bawa ketempat yang lebih layak.

“Kita akan pindahkan mereka ketempat yang lebih layak, kalau disini takutnya nnti pas musim hujan datang tempat ini malah jadi becek dan tidak bisa ditempati,” ungkapnya.

Arya Sukerta menambahkan, sebelum melakukan relokasi, tim penanggulangan bencana Pemkab Buleleng melakukan survey terlebih dahulu. Menurutnya, tempat relokasi harus memang sudah siap dihuni. Arya Sukerta mengatakan akan selanjutnya relokasi akan dilakukan esok hari jika tempatnya memadai.

“Walaupun Seluruh Kepala Desa yang ada di Kecamatan Tejakula mengaku sudah siap untuk menerima pengungsi, tapi kita tetap cek dulu apakah tempat itu memang layak huni, apakah sudah bersih, dan sumber air bagaimana, itu yang menjadi dasar untuk tempat memindahkan pengungsi,” imbuh Arya Sukerta yang juga menjabat sebagai Asisten Satu Setda Buleleng ini.

Sementara itu, Nengah Suardana pengungsi asal Dusun Cucut Desa Ban Kecamatan Kubu Kabupaten Karangasem mengatakan setuju untuk dipindahkan. Menurutnya, tempat yang baru lebih layak baik untuk tempat tinggal. Ia mengaku takut jika terus tinggal di tempat lama karena musim hujan sudah dekat.

“Musim hujan kan sudah dekat, kalau saya tetap di tempat yang lama pasti nanti banjir, belum lagi kesehatan terganggu ada demam berdarah, kalau tempat sekarang kan aman dan nyaman,” ujar Suardana pengungsi yang direlokasi ke Wantilan Desa Les Kecamatan Tejakula. GS-MB

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *