banner-website-2-x-16cm

Widgetized Section

Go to Admin » Appearance » Widgets » and move Gabfire Widget: Social into that MastheadOverlay zone

Astaga !!! Kafe di Delodberawah Berdiri Diatas Tanah Pelaba Pura

Kafe Delod berawah

Ilustrasi– Kafe di Delodberawah

Jembrabna (Metrobali.com)-

Sejumlah bangunan kafe di Desa Delodbrawah, Kecamatan Mendoyo dari informasi berdiri diatas tanah Pelaba Pura Gede Perancak yang berlokasi di Desa Perancak, Kecamatan Jembrana.

Terkait hal tersebut Perbekel Desa Delodbrawah, Made Rentana mengakuinya. Namun menurutnya tidak semua.

“Disepanjang jalan berpasir itu hanya beberapa saja tanah hak milik, yang lainnya tanah Pelaba Pura Gede Perancak” ujarnya.

Terkait jumlah total kafe, ia mengaku tidak mengetahuinya secara pasti karena ada beberapa kafe yang tidak beroperasi. “Data di desa ada sekitar 22 kafe, tapi beberapa sudah tidak aktif” imbuhnya.

Ditanya terkait penutupan kafe, menurutnya pihak desa saat ini masih menunggu keputusan pemerintah dalam menindaklanjutnya. Karena pihaknya sangat menginginkan supaya kawasannya ditata dengan mengikuti aturan.

“Yang paling utama adalah berizin, Tidak masalah ada kafe, tapi bagaimana agar kesan esek-eseknya hilang” jelasnya.

Sementara itu, Bendesa Delodberawah, I Nengah Milodana mengakui jika tanah di sisi Barat Setra (kuburan) merupakan tanah pelaba Pura Perancak yang luasnya sekitar 1 Hektar.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Sat Pol PP Jembrana I Gusti Ngurah Rai Budhi mengatakan dari hasil pendataan di Delodbrawah terdapat 22 kafe, namun yang masih aktif beroperasi sekitar 19 kafe.

Bangunan kafe tersebut menurutnya sebagian besar berdiri diatas tanah pelaba Pura Gede Perancak dengan cara mengontrak.

“Tanah yang dikontrak itu berada di Barat Setra (kuburan) Desa Delodberawah, yang lainnya dikawasan pesisir pantai tapi tanah pribadi” ujarnya.

Pendataan jumlah kafe menurutnya menindaklanjuti hasil rapat koordinasi di Kantor Camat Mendoyo pada Senin (11/9) lalu yang dilanjutkan dengan memanggil pemilik kafe guna melakukan pendekatan sebelum ditutup.

“Sebelum ditutup terlebih dahulu kita melakukan penindakan secara persuasive” ujarnya. MT-MB

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *