banner-website-2-x-16cm

Widgetized Section

Go to Admin » Appearance » Widgets » and move Gabfire Widget: Social into that MastheadOverlay zone

Rampung Renovasi Balai Banjar dan Balai Kulkul, Walikota Rai Mantra Tandatangani Prasasti di Br. Batan Poh

6E6C3332

Sejalan dengan rampungnya renovasi balai banjar dan balai kulkul yag di lakukan di Br. Batan Poh, Desa Sanur Kaja, Walikota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra tandatangani Prasasti, Sabtu, (9/9) di balai banjar setempat/MB

 Denpasar, (MetroBali.com) –

Sejalan dengan rampungnya renovasi balai banjar dan balai kulkul yag di lakukan di Br. Batan Poh, Desa Sanur Kaja, Walikota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra tandatangani Prasasti, Sabtu, (9/9) di balai banjar setempat. Penandatanganan prasasti tersebut juga dirangkaikan dengan pelaksanaan upacara mecaru melaspas lan mendem pedagingan. Upacara ini dipuput oleh Ida Pedanda Gede Putra Ngenjung dari Griya Kangingan Sanur.

Ketua Panitia Karya Nyoman Mudita mengatakan upacara mecaru, melaspas dan mendem pedagingan di Balai Banjar Batan Poh dilakukan terkait dengan rampungnya pelaksanaan seluruh renovasi. Menurutnya renovasi yang dilaksanakan telah dilakukan secara bertahap sejak tahun 2015. “Renovasi yang kami lakukan untuk balai banjar dan balai kulkul dilaksanakan secara bertahap. Hal ini mengingat keterbatasan dana yang dimiliki banjar kami,” ujarnya. Meski demikian menurut Mudita semangat masyaarakat Br. Batan Poh untuk melaksanakan pembangunan ini sangat luar biasa. Ini dibuktikan rampungnya semua renovasi yang telah direncanakan sejak awal. Untuk renovasi ini telah menghabiskan biaya sebesar Rp 800 juta dimana Rp 650 juta untuk renovasi balai banjar dan Rp 150 juta untuk renovasi balai kulkul. Dana yang diperoleh tersebut selain dari swadaya masyarakat juga merupakan bantuan dari Pemerintah Kota Denpasar, dan juga DPRD selain swadaya masyarakat setempat.

Lebih lanjut Mudita menambahkan dengan rampungnya renovasi ini diharapkan semakin mempererat rasa persaudaraan di Br. Batan Poh yang telah berjalan baik selama ini. Hal ini mengingat keberadaan balai banjar yang telah tertata dengan baik akan meningkatkan rasa memiliki dan tempat bertemu semua warga banjar. Keberadaan balai banjar di Bali merupakan ruma kedua setelah rumah tngga. Untuk itu sangat tepat bila balai banjar yang ada harus ditata dengan baik. Terlebih lagi semua warga di Br. Bantan Poh sangat aktif tiap minggu untuk melaksanakan kegiatan budaya seperti menabuh, mekidung dan menari. Hal ini sangat sejalan dengan visai Kota Denpasar kreativ berwawasan budaya. Melalui balai banjar diharapkan dapat melestarikan semua warisan budaya leluhur yang telah dimiliki selama ini. “Kalau bukan kita yang melestarikan warisan budaya leluhur siapa lagi. Untuk itu balai banjar merupakan tempat yang tepat sebagai ajang pertemuan dan pelestarian,” ujarnya. Untuk itu sangat tepat setiap balai banjar yang ada harus ditata dengan baik sehingga masyarakat sangat senang bila berkumpul di balai banjar. GST-MB

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *