banner-website-2-x-16cm

Widgetized Section

Go to Admin » Appearance » Widgets » and move Gabfire Widget: Social into that MastheadOverlay zone

Gubernur Pastika Bantu 2 Bersaudara Ke Sekolah Dengan Sepatu Robek Asal Dusun Pulesari, Bangli

Jpeg

Tim Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Bali mengunjungi dan menyerahkan bantuan sementara ketempat tinggal yang bersangkutan di Dusun Pulesari Kangin, Desa Peninjoan, Tembuku, Bangli, Selasa (5/9).

 

Bangli (Metrobali.com)-

Pemberitaan terkait 2 orang anak yatim Aribawa dan Aringenu anak Ni Ketut Mawi (55) yang suaminya telah meninggal 2 tahun lalu, mengundang perhatian dan keprihatinan Gubernur Bali Made Mangku yang secara khusus mengutus tim reaksi cepat Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Bali untuk mengunjungi dan menyerahkan bantuan sementara ketempat tinggal yang bersangkutan di Dusun Pulesari Kangin, Desa Peninjoan, Tembuku, Bangli, Selasa (5/9).

Saat ditemui dilokasi, Ni Ketut Mawi menceritakan kedua buah hatinya pergi kesekolah harus menggunakan sepatu robek bekas pemberian sepupunya, karena ia belum mampu membelikan yang layak. Dan lebih memperihatinkan lagi, mereka kesekolah pun diberi bekal uang jajan hanya sesekali jikalau Mawi memiliki uang lebih. Sepeninggal suaminya, sehari-hari Ia harus menjadi tulang punggung keluarga dengan melakoni pekerjaan serabutan dengan penghasilan sekitar 20 ribu per-hari. Rumah yang ditempati saat ini walaupun bertembok beton, namun sudah bocor disana-sini. “Jangankan untuk memperbaiki rumah, untuk biaya hidup saja sudah serba kekurangan, sehari-hari saya harus pergi meburuh, tanah yang saya tempati merupakan tanah ayahan desa,” ujar Mawi seraya menjelaskan untuk membantu memenuhi biaya hidupnya sekeluarga, Ia pun memelihara seekor sapi hasil ngadas dari tetangganya.

Disisi lain, Kepala Dusun Pulesari Kangin, I Ketut Wika, mengatakan keluarga Ni Ketut Mawi sudah masuk daftar KK miskin yang diusulkan bantuan rehab rumah. “Tahun ini sudah saya ajukan bantuan rehab rumah tapi belum dapat, akan saya usulkan kembali tahun depan,” ujar Wika seraya menyampaikan batuan-bantuan lain resmi dari pemerintah yang menjadi haknya sudah dimiliki keluarga Ni Ketut Mawi seperti Kartu Indonesia Pintar (KIP), Kartu Indonesia Sehat (KIS), beras sejahtera (Rastra), maupun bantuan beasiswa miskin.

Pada kesempatan itu, tim Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Bali menyerahkan bantuan sementara dari Gubernur Bali berupa bantuan sejumlah uang tunai serta keperluan alat sekolah berupa sepatu, kaos kaki dan ransel kepada masing-masing anak Ketut Mawi. Dan terkait bantuan lainnya akan dikoordinasikan dengan instansi terkait. Melalui kesempatan itu, juga diharapkan dapat menggugah rasa kepedulian masyarakat terhadap sesama yang membutuhkan.  AD-MB

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *