banner-website-2-x-16cm

Widgetized Section

Go to Admin » Appearance » Widgets » and move Gabfire Widget: Social into that MastheadOverlay zone

Sepasang Kekasih Rampas Taksi, Ditangkap Petugas di Hotel Dee Mansion

sepasang pelaku

Pelaku berbaju hijau dan kekasihnya baju putih saat diamankan petugas

Denpasar (Metrobali.com)-

Informasi yang menyebut soal perampasan taksi Blue Bird(BB) yang diduga dikemudikan oleh Taksi BB atas nama Urip Nugroho terlacak di Dee Mansion House Jalan Pura Demak dekat Cafe Bibir benar adanya.

Informasi yang berhasil dihimpun, awalnya Jumat (11/8) sekitar pukul 04.30 wita pagi tadi taksi diberhentikan di kawasan Sunset Road, Kuta, Badung oleh orang dengan ciri-ciri seperti perawakan Timur Tengah.
Selanjutnya pengemudi taksi disuruh berkeliling dan sampailah di Jalan Pura Demak, pengemudi taksi diperintahkan keluar dari mobil dan selanjutnya taksi dirampas serta dilarikan ke dalam mansion. Kunci taksi diserahkan ke bagian recepcionist dan si pelaku langsung masuk kamar. Informasinya keberadaan taksi ini diketahui oleh kantor pusat Blue Bird melalui GPS Tracker.
Pantauan di lokasi, Tim Jatanras Polresta Denpasar sudah berada di lokasi, dan diduga sempat terjadi perkelahian antara petugas dengan pelaku, lantaran enggan diborgol.
Sempat lama didalam hotel, petugas Inafis Polresta Denpasar tiba di TKP dan melakukan proses identifikasi. Semua barang serta bagasi mobil taksi digeledah dan tak luput dari pemeriksaan namun nihil temuan mencurigakan. Kamar pelaku pun turut digeledah namun polisi tidak menemukan apapun.
Sementara itu, informasi menyebutkan jika pelaku bernama Karisma Gultom pernah melakukan hal yang sama terkait perampasan mobil taksi.
“Iya persis orang yang sama dia pernah melakukan perampasan taksi hanya dulu dia dilepas oleh petugas,” kata sumber yang enggan disebut namanya ini.
Sementara itu, saksi Maxi Remindau (20) asal sumba karyawan Dee Mansion Hotel mengatakan, sekitar pukul 05.30 wita, diduga sepasang kekasih tersebut tiba di hotel dan melakukan cek in. Tamu tersebut mengambil kamar nomor 103 yang berukuran standar dengan tarif Rp300 ribu.
“Kalau dari mukanya seperti bukan orang lokal anehnya dia nitip kunci mobil taksi dia terburu-buru dan tidak mau memberikan identitas katanya cuma sebentar aja,” terang saksi di lokasi.
Kemudian kunci mobil taksi bernopol DK 387 FJ ini diberikan ke pihak hotel. Tamu tersebut katanya mewarning agar jangan memberi tahu siapapun.
“Kunci dikasi kita ini, dia pesan nanti kalau ada orang yang datang bilang gak da. Dia gak mabuk. Waktu datang dia langsung bayar dimuka Rp300 ribu dia gak bawa barang,” terangnya. .
Sementara terkait luka dileher, kemungkinan antara pelaku dan petugas terjadi perkelahian. “Karena terdengar teriakan di kamar 103 tempat tamu nginap,” katanya.
Pelaku saat ini dibawa petugas ke Polresta Denpasar untuk penyelidikan lebih lanjut.SIA-MB 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *