banner-website-2-x-16cm

Widgetized Section

Go to Admin » Appearance » Widgets » and move Gabfire Widget: Social into that MastheadOverlay zone

Pelaku Pengeroyokan Brimob Polda Bali WNA Timur Tengah, Hoax

Beredar foto dua WNA yang diduga menyerang anggota Brimob Polda Bali Brigadir I Bagus Suda Suwarna, Hoax
Beredar foto dua WNA yang diduga menyerang anggota Brimob Polda Bali Brigadir I Bagus Suda Suwarna, Hoax
Denpasar, (Metrobali.com)-
Polda Bali membantah jika pelaku penyerangan terhadap anggota brimob Brigadir I Bagus Suda Suwarna adalah tiga orang warga negara asing (WNA) asal Timur Tengah.
Saat ini beredar informasi yang menyatakan sehubungan dengan kasus perampasan senjata anggota Brimob Polda Bali di parkiran Hotel Ayana, Kuta Selatan, Badung disebut-sebut jika pelakunya adalah warga asing berperawakan Timur Tengah.
Berkaitan dengan hal tersebut diatas maka bersama ini kami menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk  tetap tingkatkan kewaspadaan agar kejadian serupa tidak terjadi di tempat lain.
Selain itu juga dalam edaran itu agar ditingkatkan pengawasan terhadap tempat kos, Hotel, home stay dan rumah penduduk yang di sewa ato dihuni oleh orang asing yang sesuai ciri-ciri orang Timur Tengah.
Laporkan setiap ada hal-hal yang mencurigakan atau ada orang asing yang menginap di wilayah masing-masing ke Polsek, kantor polisi terdekat, Bhabhinkamtibmas Desa masing-masing.
Demikian untuk maklum dan atas kerja samanya kami ucapkan terima kasih. Tertanda  Kapolsek Kutsel.
Namun edaran tersebut telah dibantah Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Bali, Kombes Pol Hengky Widjaja.
“Tidak benar itu. Kasus ini masih ditangani oleh Polda Bali. Sampai sekarang masih didalami keterangan dari korban. Korban kondisinya belum stabil, dan masih berubah-ubah keterangannya,” katanya dikonfirmasi Kamis (10/8) malam.
Dalam edaran tersebut terdapat foto dua orang warga asing diduga dari Timur Tengah. Pihaknya pun menjawab itu tidak benar.
“Tidak benar. Itu hoax juga,” tandasnya seraya kembali membantah dugaaan adanya penyerang adalah teroris. “Tidak benar, karena masih terlalu dini tunjuk pelakunya,” tandasnya.
Sementara Kapolsek Kuta Selatan Kompol I Wayan Latra yang dikonfirmasi, hingga berita ini diturunkan belum memberikan jawaban.SIA-MB

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *