banner-website-2-x-16cm

Widgetized Section

Go to Admin » Appearance » Widgets » and move Gabfire Widget: Social into that MastheadOverlay zone

Desa Peguyangan Kaja Jadi Pusat Pembenihan Lele di Bali

Komunitas Rumah Lele “Mina Tulus Dadi” Diresmikan

 Desa Peguyangan Kaja Jadi Pusat Pembenihan Lele di Bali

Denpasar (Metrobali.com)-

Setelah berdirinya unit pembenihan rakyat (UPR) Mina Dalem Sari yang merupakan yang merupakan satu-satunya di Bali merupakan sentra benih lele, di Banjar Pondok, Desa Peguyangan Kaja, Kecamatan Denpasar Utara. UPR ini yang didirikan sejak tahun 2008 oleh Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Perikanan dan Kelautan Kota Denpasar ini menjadi cikal bakal untuk pembentukan komunitas rumah lele “Mina Tulus Dadi”. Demikian disampaikan Ketua Pembina Komitas Rumah Lele I Made Tara saat ditemui Minggu, (16/7) di Banjar Pondok.

Lebih lanjut Made Tara menambahkan untuk memenuhi kebutuhan benih lele di seluruh Bali Desa Peguyangan Kaja menjadi pusat pembenihan lele. “Desa Peguyangan Kaja sejak lama telah memiliki kelompok benih ikan. Sehingga sekarang dikukuhkan menjadi sentra pembenihan lele di Provinsi Bali,” ujarnya.

Dengan dikukuhkannya komunitas rumah lele ini diharapkan dapat semakin mengembangkan jaringan di seluruh Bali. Dengan dikukuhkan komunitas ruma lele oleh Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Bali, hari Jumat lalu di Banjar Pondok Desa Peguyangan Kaja, Kecamatan Denpasar Utara akan semakin meningkatkan perkembangan kelompok benih lele khsusunya di Kota Denpasar. Terlebih lagi kebutuhan benih lele di seluruh Bali sangat besar untuk itu semakin memberikan peluang bagi kelompok yang ada.

Poto bersama (7)

Disamping itu menurut Tara dengan diresmikannya komunitas rumah lele diharapkan dapat menjadikan wira usaha pembenihan lele semakin berkembang. Terlebih lagi sekarang ini telah menjadi sentra pembenihan di Provinsi Bali. Terlebih lagi saat peresmian komunitas ini dihadiri beberapa perwakilan dari kelompok ikan kabupaten/kota se-Bali. “Kami harapkan dengan dikukuhkan kominitas ini dapat lebih memotivasi kelompok benih ikan yang ada di Bali khususnya di Kota Denpasar dan Desa Peguyangan Kaja dalam melakukan wira usaha ini,” ujarnya.

Lebih lanjut Made Tara menambahkan komunitas rumah lele “Mina Tulus Dadi”  merupakan komunitas yang bergerak bidang sosial terutama membantu petani ikan untuk memecahkan masalah dan memberikan solusi, pemberdayaan petani ikan, baik petani ikan pemula maupun petani ikan yang telah berkembang. Disamping itu juga memberikan pendampingan pada seluruh petani ikan terkait permasalah benih, masalah pakan dan penyaluran pasca panen menjadi prioritas komunitas ini.

Sementara menurut salah seorang ketua kelompok benih lele Kelompok UPR Mina Dalem Sari I Nyoman Nurdika dari Br. Pondok, Desa Peguyangan Kaja mengatakan dengan kukuhkannya komunitas rumah lele semakin memotivasi kelompok lain untuk semakin giat melakukan wira usaha benih lele. Disamping akan semakin memudahkan untuk melakukan konsultasi bila menghadapi berbagai permasalahan terutama dalam masalah pembenihan lele. “Kami sangat menyambut gembira kehadiran komunitas rumah lele ini. Disamping membantu para kelompok yang ada juga sebagai motivasi dalam melakukan wira usaha benih lele,” jelasnya. GST-MB

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *