banner-website-2-x-16cm

Widgetized Section

Go to Admin » Appearance » Widgets » and move Gabfire Widget: Social into that MastheadOverlay zone

4 Napi Warga Asing diduga kabur melalui Lubang Parit dalam Blok Sel Tahanan

CARA NAPI KABURDenpasar (Metrobali.com) –
Kaburnya 4 napi warga asing di Lapas Kerobokan, Badung, Senin (19/6) sekira pukul 07.30 wita, diduga dengan cara memotong besi plafon di dalam sel blok Bedugul. Plafon itu kemudian menyambung ke lubang di belakang klinik.
Di dalam blok tersebut, memang ada lubang berbentuk parit dengan lebar 60 cm. Parit berisi air itu kini tengah dihisap oleh petugas kepolisian untuk memburu kaburnya para napi.
Hal ini diungkapkan, Kepala Divisi Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan Ham (Kadivpas Kemenkumham) Surung Pasaribu. Pihaknya menduga, lewat jalan itulah 4 napi asing itu kabur, dan pada saat kondisi hujan.
“Bisa malam dan bisa pagi, lantaran kondisi cuaca di Lapas Kerobokan saat itu hujan deras, kami tidak berani berandai-andai sekarang petugas sudah menyebar untuk mencari mereka. Kita duga mereka kabur lewat parit gorong-gorong dan bisa saja masih di dalam lubang parit, karena itu airnya kita hisap,” ujarnya di Lapas Kerobokan, Senin (19/6).
Dijelaskan, ada tiga petugas jaga yang mengelilingi sekitar blok dan menjaga sekitar 1300 orang napi setiap malam. Pihaknya menduga, selain memotong besi plafon, dan lanjut kabur melalui gorong-gorong parit. Para napi juga diduga telah memutus sambungan CCTV yang ada di pos jaga depan.
Para napi asing itu mengisi hunian di sel blok Bedugul. Masih satu blok hanya berbeda kamar, imbuhnya.
“Dalam blok itu masih terkunci bloknya mereka lewat dari salah satu plafon, dari situ baru masuk, diduga ke lubang belakang klinik,” jelasnya.
Dari lubang sepanjang 15 meter itulah diduga para napi dari dalam kabur sampai keluar. “Memang ada parit gorong-gorong didalam blok. Lebarnya 60 cm, sudah kita hisap airnya. Mana tau dia masih didalam. Kita sedot mereka didalam. Masih ada air,” tandasnya lagi.
Seperti diberitakan sebelumnya, 4 napi asing masing-masing bernama Shaun Edward Davidson alias Eddie Lonsdale alias Michael John Bayman Bin eddi (33), warga Australia, Dimitar Nikolov Iliev Alias Kermi Bin Alm. Nikola Iliev (43), warga Bulgaria, Sayed Mohammed Said (31) warga India, dan Tee Kok King Bin Tee Kim Sai (50) warga Malaysia melarikan diri dari Lapas Kerobokan, Badung, pada Senin (19/6) sekira pukul 07.30 wita.
Kejadian tersebut baru diketahui oleh petugas Lapas Kerobokan pada waktu apel pagi yaitu setelah petugas jaga malam serah terima ke petugas pagi. Kaburnya 4 napi warga asing itu sudah di laporkan ke instansi terkait.
 Sekedar informasi, napi bernama Shaun Edward Davidson, ditahan atas kasus keimigrasian. Warga Australia ini masih menyisakan pidana 2 bulan 15 hari dari lama pidananya 1 tahun. Napi bernama Dimitar Nikolov Iliev warga Bulgaria ditahan atas kasus pencucian uang dengan pidana 7 tahun, mulai ditahan 13 Juni 2016 dengan sisa pidana 5 tahun, 3 bulan 6 hari. Sayed warga India ditahan atas kasus narkoba, dia ditahan pada tanggal 10 September 2015 dengan lama pidana 14 tahun. Kini dia menyisakan sisa pidana 12 tahun, 3 bulan, 3 hari. Sementara Tee Kok King, warga China- Malaysia, ditahan atas kasus narkoba dengan lama pidana 6 tahun, sisa pidananya masih 6 tahun, 1 bulan, 5 hari.SIA-MB

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *