banner-website-2-x-16cm

Widgetized Section

Go to Admin » Appearance » Widgets » and move Gabfire Widget: Social into that MastheadOverlay zone

Forum Debriefing Kepala Perwakilan RI, Kerjasama BPPK Kemenlu dan Universitas Udayana

IMG-20170518-WA0040

Denpasar, (MetroBali.com) –

Badan Pengkajian dan Pengembangan Kebijakan (BPPK) Kementerian Luar Negeri bekerjasama dengan Universitas Udayana, menyelenggarakan Forum Debriefing Kepala Perwakilan RI dengan tema “Duta Besar berbagi ke Kampus’. Acara ini dilaksanakan di Gedung Rektorat Universitas Udayana.   Hadir sebagai narasumber, Dewa Made Juniarta Sastrawan, sebagai Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (LBBP) RI untuk Kerajaan Swedia merangkap Republik Latvia. Kegiatan ini dihadiri sekitar 150 peserta yang terdiri dari para dekan, dosen, mahasiswa, dan pegawai beberapa kantor SKPD Provinsi Bali. Acara ini dihadiri Rektor Universitas Udayana yang diwakili Wakil Rektor IV Prof. Drs. I Made Suastra, Ph.D dan Kepala Badan Pengkajian dan Pengembangan Kebijakan Kementerian Luar Negeri, Dr. Siswo Pramono. Prof. Drs. I Made Suastra, Ph.D dalam sambutannya, menyampaikan terima kasih kepada BPPK Kementerian Luar Negeri yang telah bekerjasama dalam melaksanakan beberapa kegiatan termasuk dalam penyelenggaraan Debriefing Kepala Perwakilan RI. Dengan demikian, Universitas Udayana tidak hanya melangkah pada skala nasional namun juga regional dan internasional. “Kami berharap, kegiatan ini tidak saja memberikan pengetahuan terkait pelaksanaan hubungan Diplomatik Indonesia dengan Swedia dan Latvia, namun juga dapat menginspirasi dan mendorong semangat mahasiswa Universitas Udayana khususnya mahasiswa Fisip untuk dapat menjadi diplomat”, ungkapnya. Sementara itu, Dr. Siswo Pramono dalam sambutannya, menyampaikan bahwa Bali tidak dapat dipisahkan dari pelaksanaan polugri Indonesia. Beberapa kegiatan international terkait pelaksanaan hubungan luar negeri Indonesia diselenggarakan di Bali, seperti Bali Concord, Bali Democracy Forum, dan pertemuan-pertemuan lainnya. Terkait kegiatan Debriefing, disampaikan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu bentuk akuntabilitas pelaksanaan tugas pejabat negara kepada publik yang dimanfaatkan untuk diseminasi informasi, khususnya Duta Besar yang telah menyelesaikan masa tugasnya di negara akreditasi. “Pelaksanaan forum Debriefing di Perguruan Tinggi ini merupakan terobosan baru yang dimaksudkan agar kalangan akademisi bisa lebih memahami aspek praktis dari diplomasi dan hubungan internasional, serta pelaksanaan tugas dan fungsi Perwakilan RI di luar negeri”, ujarnya. Tema yang diusung dalam pelaksanaan forum debriefing adalah “Duta Besar berbagi ke Kampus”. Duta Besar Dewa Made Juniarta Sastrawan dalam presentasinya berjudul “Menguatkan Kemitraan dengan Swedia dan Membangun Fondasi Hubungan dengan Latvia”, menyampaikan bahwa penguatan kembali kemitraan antara Republik Indonesia dengan Kerajaan Swedia merupakan prioritas penugasan Duta Besar RI periode Januari 2012 – Januari 2016, mengingat tantangan saat memulai Penugasan adalah belum pernah terlaksananya Kunjungan Kepala Negara (Raja) atau Kepala Pemerintahan (Perdana Menteri Swedia) sejak hubungan Diplomatik kedua negara diresmikan pada tahun 1952. RED-MB

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *