banner-website-2-x-16cm

Widgetized Section

Go to Admin » Appearance » Widgets » and move Gabfire Widget: Social into that MastheadOverlay zone

Para pelajar sukses mempromosikan budaya Indonesia di Belgia

IMG-20170507-WA0010Belgia (Metrobali.com)-

 

Menempuh pendidikan di luar negeri memberikan kesempatan kepada para pelajar untuk turut mempromosikan budaya dan wisata Indonesia di Negara tempat mereka belajar. Demikian pula yang dilakukan oleh Perhimpunan Pelajar Indonesia di Ghent (PPI Ghent), Belgia. Pada Hari Sabtu, 6 Mei 2017, PPI Ghent menggelar acara kebudayaan yang bertajuk “International Culture Day 2017” di Hall OBSG Ghent.

IMG-20170507-WA0005

Disampaikan oleh Wahyu Wijaya selaku Ketua Panitia, acara ini bertujuan untuk menjalin persahabatan dengan organisasi pelajar dari Negara lain, sehingga para mahasiswa dari beragam Negara pun diberikan kesempatan untuk menampilkan kebudayaan dari negaranya. Lebih dari 15 penyaji dari beragam Negara seperti Meksiko, China, India, Turki, dan Philipina, unjuk gigi pada acara ini. Sementara itu, para pelajar Indonesia menyajikan tari minang, tari reog, tari kecak, pencak silat, dan lagu-lagu tradisional, sekaligus memperkenalkan beragam makanan tradisional sepertitumpeng, klepon, ketan serundeng, wajik, sumpia, emping, dan kerupuk. Permainan tradisional dan pernak-pernik khas Indonesia pun turut ditampilkan dalam acara ini. “Kesempatan yang baik ini, juga kami gunakan sebagai ajang promosi rangkaian kegiatan Europalia yang mana tahun 2017, Indonesia terpilih menjadi host country untuk menampilkan beragam seni dan budayanya di Belgia dan negara-negara sekitarnya selama 3 bulan penuh”, imbuh Dimas Rahadian, Ketua PPI Ghent, sekaligus penganggung jawab kegiatan ini.

Kegiatan “International Culture Day 2017” ini semakin istimewa dengan hadirnya workshop tari kecak yang dilakukan secara interaktif oleh seniman asal Bali, Made Agus Wardana. Harmonisasi ritme kecakyang terdiri dari cak 1, kemudian cak-cak 2, dan cak cak cak 3 dengan tempo sedang terdengar jelas dan indah. Selain oleh anggota PPI Ghent, tari kecak interaktif ini juga diikuti oleh para mahasiswa internasional. Workshop ini memberikan kesan tersendiri bagi para mahasiswa yang mengikutinya serta mendapat perhatian khusus dari para penonton.

Acara yang dipadati ratusan orang ini didukung penuh oleh Kedutaan BesarRepublik Indonesia (KBRI) Brussel dan lembaga Ontmoeting Buitenlandse Studenten Gent vzw (OBSG).  Kegiatan ini ditutup secara meriah dengan tari poco-poco yang diikuti oleh seluruh tamu undangan dan para hadirin. Ciaaattt-MB

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *