banner-website-2-x-16cm

Widgetized Section

Go to Admin » Appearance » Widgets » and move Gabfire Widget: Social into that MastheadOverlay zone

Dimingi Permen, Kakek Cabuli Bocah 8 Tahun

ILUSTRASI-KEKERASAN-ANAKILUSTRASI
Denpasar (Metrobali.com)-
Seorang kakek berusia (70) tahun berinisial P, tega melakukan aksi cabul terhadap seorang bocah berinisial CLA (8), di pekarangan rumahnya, di Jalan Pulau Lingga, Gang Wana Sari Nomor 1, Pemogan, Denpasar Selatan, Rabu (12/4) lalu sekitar pukul 09.00 Wita.
Informasi yang dihimpun, saat itu korban menjerit kesakitan saat buang air kecil, hal itulah yang menyebabkan kecurigaan keluarganya.
“Rumah bocah dan kakek itu berdekatan atau tetanggaan. Melihat korban bermain sendirian di halaman rumah kakek itu, timbulah akal bulus cabul,” ungkap petugas di lingkungan Polresta Denpasar yang enggan namanya disebut ini.
Menurutnya, sang kakek berpura-pura mengajak bermain dan bercerita sang anak. Kebetulan orang tua korban sibuk memasak di dapur.
Pria gaek ini kemudian mengajak bocah tersebut ke tempat tersembunyi yakni di belakang rumahnya. Hal itu dilakukan agar orang tua korban tak bisa melihat aksi cabul. Bahkan saat itu si kakek ini mengiming-imingkan korban bahwa akan memberikannya permen.
Korban pun mengikuti rayuan bejat si kakek. Setelah sampai di tempat tersembunyi (red, belakang rumah terlapor), pakaian korban diploroti lalu ia bebas melakukan aksi cabul.
“Dia mencabuli korban dengan cara memasukan jari tangan kiri ke kemaluan korban. Sehingga pada saat buang air kecil, kemaluan korban terasa sakit,” ungkapnya.
Dikonfirmasi kepada Kasubaghumas Polresta Denpasar AKP Sugriwo membenarkan terkait laporan tersebut. Mantan Wakapolsek Kawasan Udara Ngurah Rai menjelaskan kasus terungkap setelah korban mengeluhkan sakit di sekitar kemaluan kepada orang tuanya.
Setelah diintrogasi, sang anak menceritakan aksi cabul sang kakak itu. Tak terima dengan kejadian itu, orang tua langsung melaporkan hal tersebut ke Mapolresta Denpasar, Senin (17/4) sekitar pukul 10.30 Wita.
“Kami sudah meminta keterangan saksi-saksi termasuk orang tua korban dan saksi korban sendiri. Kami juga sudah mengarahkan korban untuk divisum. Ke depan kami akan mengamankan terlapor,” singkatnya.SIA-MBĀ 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *