banner-website-2-x-16cm

Widgetized Section

Go to Admin » Appearance » Widgets » and move Gabfire Widget: Social into that MastheadOverlay zone

Panca Gelar Bola Adil Diamankan Polisi

Panca Dimintai Keterangan oleh polisi

I Nyoman Panca (54) diamankan Polisi

Klungkung ( Metrobali.com )-

Sat Reskrim Polres Klungkung mengamankan I Nyoman Panca (54) warga Banjar Kawan, Desa Jumpai, Kec/Kab. Klungkung, lantaran kedapatan menggelar judi bola adil, Selasa, (11/4/ 2017) sekira pukul 21.00 wita, di Jalan Pura Segara, Banjar  Kawan, Desa Jumpai, Kec / Kab Klungkung.

Hal tersebut dikatakan Kasat Reskrim Polres Klungkung AKP. Wiastu Andri Prajitno, SH. seizin Kapolres Klungkung AKBP. FX. Arendra Wahyudi, SiK, di Mapolres Klungkung, Rabu, (12/4/2017).

Penangkapan terhadap Tersangka berawal dari adanya informasi dari masyarakat bahwa di jalan ke Pura Segara, Banjar Kawan, Desa Jumpai ada warga masyarakat yang bernama I Nyoman Panca, menggelar permainan judi bola adil.

Beranjak dari informasi tersebut personil Reskrim unit I Polres Klungkung mengecek ke Desa Jumpai dan di Tempat Kejadian Perkara ( TKP ) mendapati terlapor sedang menggelar judi bola adil. Selanjutnya terlapor beserta barang bukti di amankan ke Polres Klungkung guna penanganan lebih lanjut.

Adapun barang bukti yang berhasil di sita dari tangan I Nyoman Panca  yaitu, satu lembar terpal warna biru, satu lembar perlak warna coklat, tiga buah bola, satu papan bola adil yang bergambar dan berwarna merah, hitam, kuning dan biru, enam buah kayu penopang, satu  botol bedak merk Baby Cossons, dua kantong warnna biru, satu bokor dari kayu dan uang tunai sebanyak Rp. 861.000,- ( delapan ratus enam puluh satu ribu rupiah ).

Pada saat dilakukan penangkapan oleh Sat Reskrim Polres Klungkung, tersangka I Nyoman Panca, tidak melakukan perlawanan.

Sampai saat ini, terkait dengan kasus bola adil yang digelar oleh tersangka I Nyoman Panca, Sat Reskrim Polres Klungkung sudah memeriksa empat orang saksi.

Kini Tersangka dan barang buktinya diamankan di Mapolres Klungkung untuk penyidikan lebih lanjut. Terhadap tersangka dikenakan pasal 303 ayat (1) KHUP, dengan ancaman pidana penjara paling lama 10 tahun atau denda dua puluh lima juta rupiah. SUS-MB

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *