banner-website-2-x-16cm

Widgetized Section

Go to Admin » Appearance » Widgets » and move Gabfire Widget: Social into that MastheadOverlay zone

Wabup Sanjaya Hadiri Upacara Rsi Yadnya Pediksan

sulinggih1
Wakil Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya  menghadiri upacara Rsi Yadnya “Pediksan” di Gria Siwa Manuaba, Pandak Gede, Kediri, Tabanan, Minggu (9/4).
 
Tabanan (Metrobali.com)-
Wakil Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya  menghadiri upacara Rsi Yadnya “Pediksan” di Gria Siwa Manuaba, Pandak Gede, Kediri, Tabanan, Minggu (9/4). Hadir dalam acara tersebut Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Provinsi Bali, Prof Dr I Gusti Ngurah Sudiana, PHDI Tabanan, Bendesa Adat, dan tokoh agama setempat.
Panitia Acara, Gusti Putu Arsadana menjelaskan puncak acara pediksan dilakukan hari ini, dan ada dua orang yang mediksa. “Di Gria Manuaba Pandak Gede yang mediksa adalah Ida Sri Begawan Siwa Putra Manuaba dan Ida Sri Begawan Istri Siwa Putri Manuaba. Sebagai Nabe pada acara pediksan adalah Ida Padanda Gede Nabe Bangburuan Manuaba dari Gria Swarga Bangburuan,” jelasnya.
Arsadana menjelaskan proses upacara ini antara lain diawali dengan Napak, kemudian dilanjutkan dengan upacara  Ngelinggihan Weda, dan Mapulang Lingga. Dijelaskannya, upacara madiksa mempunyai tujuan mulia yaitu meningkatkan kesucian diri guna mencapai kesempurnaan dumadi menjadi manusia. “Madiksa adalah suatu klimaks dalam meningkatkan kesucian diri dari tingkatan ekajati ke dwijati,” jelasnya.
Sementara itu Wabup Sanjaya memberikan apresiasi yang tinggi dan menyambut baik terlaksananya upacara tersebut. “Saya atas nama Pemerintah Kabupaten Tabanan memberikan apresiasi setinggi tingginya. Saat ini di Kabupaten Tabanan kita sudah memiliki sekitar 230 sulinggih. Ini membuktikan perkembangan sulinggih dalam memajukan adat, agama, dan budaya di Kabupaten Tabanan luar biasa. Dengan kehadiran sulinggih yang sekarang maka jumlah Sulinggih kita bertambah,” ujarnya.
Dengan kehadiran para sulinggih diharap dapat memberikan pembinaan, pelayanan kepada umat Hindu serta dapat menjadi penuntun/pengayom masyarakat di bidang Agama Hindu serta memberi petunjuk dan bimbingan. “Semoga para sulinggih dapat menjalankan peran dan tugasnya dengan baik, dan bermanfaat bagi umat Hindu, dan jangan lupa tetap jaga rasa persatuan kesatuan dan kebersamaan ini,” imbuhnya. Rls-MB

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *