banner-website-2-x-16cm

Widgetized Section

Go to Admin » Appearance » Widgets » and move Gabfire Widget: Social into that MastheadOverlay zone

Semangat Juang Seorang Bocah Tanpa Kaki dan Tangan Kanan

Gusti Made Sujana : Berharap mendapat bantuan kursi roda
I Gusti Ketut Arya Subakti
I Gusti Ketut Arya Subakti
Buleleng, (Metrobali.com)-
Miris memang, bila melihat kondisi I Gusti Ketut Arya Subakti yang saat ini berusia 9 tahun dan masih mengenyam pendidikan Kelas 1 di Sekolah Dasar (SD) Negeri 3 Desa Kayuputih. Bagaimana tidak, pasalnya anak yang sejak kelahirannya itu sudah tidak memiliki kedua kaki dan tangan kanan.
Dengan kondisi seperti itu, sudah pasti ruang geraknya sangat terbatas, dimana bila ia bergerak harus mengandalkan tumpuan tangan kirinya. Patut disyukuri masih ada tangan kiri yang dijadikan aharapan untuk membantu dalam melakukan pergerakan. Kendatipun demikian, namun harus diapresiasi dan diacungi jempol terhadap semangat juang yang dimilikinya.
Anak keempat dari empat bersaudara yang lahir dari rahim seorang ibu bernama Jro Tri Sulastri ini memiliki cita-cita menjadi seorang pelukis yang terkenal. Harapan untuk menjadi seorang pelukis yang terkenal tampaknya bukannya bak api jauh dari panggang, namun seiring berjalannya waktu, anak yang memiliki ayah I Gusti Made Sujana akan bisa mewujudkan cita-citanya itu. Mengingat setiap pulang dari sekolah, ia kerap melatih bakat melukisnya yang didukung dan disupport serta dimotivasi penuh kesabaran oleh kedua orang tua yang sangat menyayanginya itu.
Kesehariannya, untuk berangkat dan pulang dari sekolah I Gusti Ketut Arya Subakti ini selalu ditemani oleh ibu kandungnya Jro Tri Sulastri. Disekolah, dimana anak ini mengenyam pendidikan,  mendapat perhatian dan sangat disayangi oleh teman-temannya. Teman-temannya itu selalu membantu untuk bergerak, baik pada saat belajar maupun bermain disekolah.
Semangat juang anak ini membuat teman-temannya salut, kendatipun ia tidak seperti anak-anak lainya yang sebaya dengan dirinya itu, dimana dapat secara leluasa untuk bermain, berlari serta main bola, namun ia terlihat tetap tabah dan tegar. Dalam menjalani kehidupan ini, Gusti Arya Subakti menjalaninya dengan penuh rasa syukur dan terlihat juga kebahagiaannya. Begitu juga dalam mengikuti pelajaran disekolah, ia terlihat cukup cerdas, sehingga mendapat rangking lima dikelasnya.
Keseharian anak ini dirumahnya, dihabiskan waktunya hanya untuk melukis. Artinya, keterbatasan fisik yang dimilikinya itu menjadikan dirinya itu penuh konsentrasi untuk melukis. Dengan berbekal buku gambar dan pensil warna, ia melakukan aktivitas menggambar. Satu tangan sebelah kiri yang dimilikinya itu sangat dimanfaatkan olehnya untuk menggambar pemandangan atau menggambar obyek lainya sesuai imajinasi yang dimiliki anak tersebut.
Bakat seni yang dimiliki anak ini, menurun dari ayahnya seorang juru gambelan khususnya bermain seruling. Selain melukis, anak ini juga bisa bermain kendang, sehingga ayahnya membuatkan kendang.”Kalau ayah saya meniup seruling, saya sangat senang  mendengarnya. Saya juga kepingin bisa meniup suling” ucap Gusti Arya Subakti, Minggu (9/4) dirumahnya di Dusun Ideran, Desa Kayuputih, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng.
Ayah Gusti Arya Subakti yakni Gusti Made Sujana mengungkapkan bahwa anaknya itu telah mendapatkan bantuan dari Dinas Sosial Kabupaten Buleleng sejak Tahun 2007 berupa uang sebesar Rp 300 ribu setiap bulannya yang diambil di Kantor POS.”Kami sangat berharap mendapatkan bantuan kursi roda buat anak saya. Sangat kasihan anak saya itu, kalau jalan ngesot dengan tumpuan tangan kirinya. Kalau mendapat bantuan kursi roda, sudah barang tentu akan meringankan anak saya dalam beraktivitas, misalnya bisa jalan-jalan diseputaran desa dan kalau disekolahpun anak saya bisa duduk dengan baik untuk menerima pelajaran maupun melihat temannya bermain saat jam istirahat” tandasnya.
Sementara itu, Perbekel Desa Kayuputih Made Sudiarta mengatakan selama ini dari pihak desa telah memberikan perhatian penuh terhadap keluarga Gusti Arya Subakti ini. Perhatian yang diberikan, berupa bantuan sembako.”Mengenai bantuan kursi roda yang memakai dinamo, kami akan usahakan dengan membuatkan proposal ke pemerintah. Semoga nantinya dengan cepat mendapat bantuan” tandasnya. GS-MB

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *