banner-website-2-x-16cm

Widgetized Section

Go to Admin » Appearance » Widgets » and move Gabfire Widget: Social into that MastheadOverlay zone

Wisatawan Malaysia, Tewas Tenggelam Di Air Terjun Colek Pamor Gitgit

foto tamu malaysia korban tenggelam
Buleleng, (Metrobali.com) –
Nasib naas menimpa wisatawan asing asal Negeri Jiran Malaysia, Mohd Fadzli Bin MD Dazali (34). Ia meninggal dunia karena tenggelam di Air Terjun Colek Pamor di Desa Gitgit, Kecamatan Sukasada, Buleleng, pada Sabtu (15/3) siang.
Kronologis peristiwa, korban Mohd Fadzli yang ditemani seorang pemandu Putu Aryawan berlibur ke Lovina, Buleleng. Usai melakukan liburan, pada Sabtu (15/3) korban kembali ke Denpasar. Pada saat melewati jalan air terjun Desa Gigit sekitar pukul 12.15 Wita, korban meminta kepada sopir mobil untuk berhenti, karena ingin melakukan trecking dikawasan air terjun. Saat melakukan trecking dari air terjun Gitgit menuju air terjun Colek Pamor, korban meminta agar di foto karena ia mengaku terpesona dengan panorama alam di kawasan air terjun Gitgit. Usai jeprat jepret terhadap si korban, selanjutnya Putu Aryawan pergi untuk menaruh camera. Sekembalinya dari menaruh camera, dirinya itu tidak melihat korban ditempat saat ditinggalkan menaruh camera. Setelah dicari kesana kemari juga tidak menemukan korban, saat itu juga Putu Aryawan meminta bantuan kepada warga disekitar lokasi air terjun. Setelah dilakukan pencarian, akhirnya sekitar pukul 13.45 Wita, korban ditemukan dikubangan air terjun dan sudah tidak bernyawa.
Kapolsek Sukasada, Kompol. Gede Arya Wibawa seijin Kapolres Buleleng Made Sukawijaya mengatakan dari keterangan para saksi, tidak ada yang mengetahui dan melihat persis kejadiannya. Muncul dugaan oleh karena korban terpeleset, akhirnya terjatuh ke kubangan yang ada di air terjun Gitgit.”Kondisi bebatuan yang ada di pinggir air terjun cukup licin. Mungkin karena terpeleset ia terjatuh kekubangan air terjun” ujarnya.
Hingga berita ini diturunkan, korban masih ada di RSUD Buleleng, tepatnya di kamar jenazah. Sedangkan dari hasil pemeriksaan medis, tidak ditemukan ada tanda kekerasan pada tubuh korban.”Dalam proses pemulangan jenazah korban, kami melakukan koordinasi dengan Konjen Malaysia yang ada Denpasar” tandas Arya Wibawa. GS-MB

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *