banner-website-2-x-16cm

Widgetized Section

Go to Admin » Appearance » Widgets » and move Gabfire Widget: Social into that MastheadOverlay zone

Buleleng Menuju Smart City

DSC_0610
 
Buleleng,  (Metrobali.com) –
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng dan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung dalam mempercepat pembangunan, khususnya untuk penataan lintas daerah, melakukan penandatanganan kesepakatan bersama atau Memorandum of Understanding (MoU). Penandatanganan kerjasama tersebut, dilakukan secara langsung oleh Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana,ST dan Walikota Bandung Mochamad Ridwan Kamil, ST, M.UD di Gedung Kusumo Wicitro Jl. Soedanco Supriyadi Kota Blitar Provinsi Jawa Timur pada Rabu (8/3) lalu. 
Kerjasama pembangunan lintas daerah antara kedua pemerintah tersebut perlu dilakukan, mengingat banyaknya persoalan yang saling bersinggungan khususnya Pengembangan Smart City dan E-goverment, Pengembangan Ekonomi Kreatif, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (UKM), pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM), Perencanaan Daerah, Pendidikan dan Pelatihan, Kebudayaan dan Pariwisata, Promosi dan Pengembangan Industri, Perdagangan dan Investasi, Lingkungan Hidup, Kebersihan dan Pertamanan., Pertanian dan Ketahanan Pangan, serta bidang-bidang lain yang disepakati bersama sesuai dengan kebutuhan para pihak.
Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana, ST mengatakan kerjasama ini untuk memantapkan hubungan dan keterikatan daerah dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), disamping menyerasikan pembangunan daerah, dan mensinergikan potensi antar daerah, juga meningkatkan pertukaran pengetahuan, teknologi dan kapasitas fiskal masing-masing,”Dalam naskah tersebut, ruang lingkup kerjasamanya meliputi pengembangan Smart City dan E-goverment, Pengembangan Ekonomi Kreatif, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (UKM), pengembangan Sumber paya Manusia (SDM), Perencanaan Daerah, Pendidikan dan Pelatihan, Kebudayaan dan Pariwisata, Promosi dan Pengembangan Industri, Perdagangan dan Ivestasi, Lingkungan Hidup, Kebersihan dan Pertamanan., Pertanian dan Ketahanan Pangan, dan bidang-bidang yang lain yang disepakati bersama sesuai dengan kebutuhan Para Pihak” urainya.
Menurut Agus Suradnyana yang akan dilantik untuk kedua kalinya sebagai Bupati Buleleng ini, dengan ditandatanganinya kerjasama ini, maka antara kedua pemerintahan memiliki landasan yang sangat kuat untuk mensinergikan berbagai kepentingan, artinya tidak ada istilah ego daerah atau ego sektoral,”Mari kita melakukan sabilulungan membangun daerah demi peningkatan kesejahteraan masyarakat,” tandasnya.
Sementara itu Walikota Bandung Ridwan Kamil yang biasa dipanggil Kang Emil ini, menegaskan kerjasama yang dibangun akan lebih memudahkan dalam percepatan koordinasi antara Pemkot Bandung dan Pemkab Buleleng.” Dengan kerjasama lintas wilayah ini, percepatan pembangunan antar daerah akan lebih mudah,” ujarnya.
Lebih lanjut ia mengatakan pihaknya mengajak Pemkab Buleleng untuk maju bersama-sama dengan semangat NKRI supaya NKRI di Tahun 2030 bisa naik rangkingnya.” NKRI ini kalau kompak, tidak ada yang akan bisa melawannya. Di Tahun 2030, NKRI bisa ranking 7 dunia bahkan di Tahun 2045, NKRI bisa naik menjadi 3 besar dunia” ujar Kang Kamil mnegaskan.”Hal itu terjadi karena syarat yang harus dijalani, seperti harus cepat pertumbuhanya. Kalau sudah cepat, kita harus kompak, kalau kita tidak kompak maka Bandung akan berjalan sendiri begitu juga Buleleng,” pungkasnya.
Selain Pemkab Buleleng ada 6 Kabupaten/kota yang juga melaksanakan Penandatanganan MoU, kerjasama antar daerah, antara lain Pemkab Bandung. Pemerintah Kota Blitar. Pemerintah Kabupaten Mojokerto. Pemkab Malang. Pemkab Kediri. pemkab Tanjung balai. dan  Pemkab Probolinggo. GS-MB

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *