banner-website-2-x-16cm

Widgetized Section

Go to Admin » Appearance » Widgets » and move Gabfire Widget: Social into that MastheadOverlay zone

Polres Jembrana Amankan Pencuri Emas dan Ratusan Bungkus Rokok Ilegal

 

kasat-reskrim-polres-jembrana-akp-yusak-agustinus-sooai-tengah-saat-menunjukan-barang-bukti

Jembrana (Metrobali.com)-

Jajaran Polres Jembrana berhasil mengungkap kasus pencurian emas tahun 2015 lalu. Pelaku Nengah Atim Atmika (35) dari Kelurahan Gilimanuk, Kecamatan Melaya kini diamankan di Polres Jembrana.

Saat bersamaan polisi berhasil mengungkap tiga pelaku pengedar ratussn rokok ilegal tanpa pita cukai asal Kecamatan Negara.

Dari informasi, pelaku pencurian emas Atim diamankan di rumahnya di Kelurahan Gilimanuk pada Selasa sekitar pukul 17.00 Wita lantaran mencuri sejumlah perhiasan Emas di rumah I Putu Rediasta (42), yang juga tetabgga pelaku.

Residivis yang bolak balik masuk penjara ini melakukan pencurian di rumah korban pada tanggal 20 Desember 2015 lalu. Ia masuk ke rumah korban dengan cara melompat pagar dan merusak pintu belakang.

Dalam aksinya ia berhasil membawa kabur sejumlah perhiasan emas seperti; sebuah kalung emas dengan bandul huruf M, tiga buah gelang dan sebuah cincin dengan total senilai Rp 5 juta lebih.

Kasat Reskrim Polres Jembrana, AKP Yusak Agustinus Sooaai, seizin Kapolres Jembrana Rabu (11/1) mengatakan pelaku diamankan di rumahnya di Gilimanuk. Pelaku baru dua bulan keluar dari penjara dengan kasus yang sama dengan masa hukuman 7 bulan penjara.

“Pelaku kami jerat Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara” ujarnya.

Pada hari yang sama  jajaran Reskrim Polres Jembrana berhasil mengungkap peredaran rokok ilegal tanpa pita cukai oleh tiga warga Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana.

Ribuan bungkus rokok dengan merk S3, Seven Mild, Grend Premium dan Alpen diamankan di rumah masing-masing pengedar yakni, Kholis dan Khoirudin di Desa Pengambengan dan Ronald F. Heeke alias Haryono di Kelurahan Baler Bale Agung, Kecamatan Negara.

“Karena wewenang ada di Bea Cukai Denpasar, kasusnya langsung kita serahkan ke pihak Bea Cukai untuk diproses lebih lanjut” ujar Yusak Agustinus Sooai. MT-MB

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *