banner-website-2-x-16cm

Widgetized Section

Go to Admin » Appearance » Widgets » and move Gabfire Widget: Social into that MastheadOverlay zone

Dinilai Tidak Transparan, Panitia Seleksi Kaur Desa Diprotes

ketua-panitia-seleksi-agung-sultra-wiguna

Ketua Panitia Seleksi Agung Sultra Wiguna

Jembrana (Metrobali.com)-

Panitia penjaringan dan seleksi perangkat desa khususnya kepala urusan (Kaur) di Desa Pohsanten, Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana, dipotes. Salah seorang peserta menilai pihak panitia tidak transparan. Bahkan tes komputer sempat dilaksanakan dua kali ditempat berbeda.

Informasi Selasa (10/1), dari 12 peserta yang mendaftar hanya 11 orang saja yang mengikuti tes pertama. Demikian juga tes ckmputer. Dari 11 orang peserta hanya 8 orang saja yang mengikuti tes komputer, bahkan tes komputer sempat berpindah lokasi. Tes komputer sempat dilaksanakan di Kantor Camat Mendoyo, namun karena komputer bermasalah, tes komputer kemudian berpindah ke SMK 3 Mendoyo.

Permasalahan muncul saat panitia mengumumkan hasil nilai tes komputer. Salah seorang peserta memprotes hasil nilai komputer yang diumumkan panitia karena dianggap berbeda dengan nilai yang didapat.

Ketua Panitia Seleksi, Agung Sultra Wiguna dikonfirmasi Selasa (10/1) mengakui adanya protes tersebut yang menurutnya datang dari salah satu peserta terkait hasil nilai tes. Sementara pihaknya tidak mengumumkan.

“Protesnya katanya ada perbedaan hasil dari hasil nilai yang diterima. Kalau itu yang diprotes kami tidak tahu, karena hasil tes kami serahkan kepada Pj. Perbekel. Pihak Perbekel juga belum mengumumkanā€ ujarnya.

Supaya tidak menjadi kisruh, pihaknya menyerahkan permasalah tersebut kepada Pj. Perbekel Desa Pohsanten, Putu Arya Astika dan BPD untuk menyelesaikannya.

Pj Perbekel Desa Pohsanten, Putu Arya Astika belum bisa dikonfirmasi, Dari informasi Pj Perbekel sedang mengikuti RAT LPD Pohsanten. MT-MB

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *